UNTUK INDONESIA
Pria asal Samosir Tak Bayar Berobat di RS Bhayangkara
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto akan membawa Tumpal ke Rumah Sakit Bhayangkara di Medan untuk dilakukan perawatan.
Tumpal Parhusip (kiri), warga Kabupaten Samosir yang akan diberikan perawatan oleh Polda Sumatera Utara (Foto: Tagar/Reza Pahlevi)

Samosir - Tumpal Parhusip, 48 tahun, warga Jalan Ringgi Nihuta, Desa Pardomoan Satu, Kecamatan Pengururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara menjadi salah satu pasien di antara ratusan yang ikut bakti sosial dan bakti kesehatan yang digelar Polda Sumatera Utara, Minggu 25 Agustus 2019 di Kabupaten Samosir.

Tumpal mengeluh tidak ada biaya untuk berobat, setelah tersengat listrik kekuatan tinggi di tahun 2014, ketika membangun satu unit rumah di Desa Pardomoan Satu, Kecamatan Pengururan, Kabupaten Samosir.

Dia seorang buruh bangunan. Akibat peristiwa saat itu dia kini mengalami cacat di ke dua tangannya. Bahkan tangan kanannya selalu ditutupinya dengan kaus kaki, agar tidak dilihat orang lain. Sebab, kondisinya sangat mengerikan.

"Iya, sekitar empat tahun yang lalu ke dua tangan saya normal, sekarang saya tidak bisa bekerja lagi setelah tersengat listrik," kata Tumpal.

Sudah saya pesan dengan beliau, Polda Sumatera Utara akan membantu, akan memberikan perawatan, gratis

Diceritakannya, dia tersengat listrik ketika mengangkat semen. Tepatnya pada Selasa 14 April 2014. Rupanya, di saat itu besi untuk mengangkat semen menyenggol tiang listrik hingga kesetrum arus listrik dan tidak sadarkan diri.

"Setelah tersengat listrik, saya tidak sadarkan diri, kemudian saya sadar sudah berada di Rumah Sakit Hadrianus di Kabupaten Samosir. Setelah dua minggu dirawat, karena tidak ada biaya, saya memutuskan untuk pulang dan berobat di rumah saja," katanya.

Sesuda ke luar dari rumah sakit, Tumpal hanya mengkonsumsi obat dari dukun patah dan klinik terdekat. Meski sebenarnya dia telah disarankan untuk berobat ke rumah sakit di Kota Medan.

"Rumah sakit di sini tidak mampu lagi merawat saya, karena lukanya sudah parah. Karena tidak ada biaya, saya memilih berobat di rumah. Karena inilah makanya sekarang ke dua tangan saya cacat," tutur Tumpal, ayah empat orang anak.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, dia akan membawa Tumpal ke Rumah Sakit Bhayangkara di Medan untuk dilakukan perawatan.

"Sudah saya pesan dengan beliau, Polda Sumatera Utara akan membantu, akan memberikan perawatan, gratis. Nantinya Pak Tumpal akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Medan," tandasnya. []

Berita terkait
Kapolda: Investor Datang ke Toba, Masyarakat Untung
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto memimpin tapak tilas kunjungan Presiden Jokowi di Kabupaten Samosir.
Poldasu Periksa Warga Medan Simpan Satwa Liar Binturong
Seorang warga Kota Medan ditemukan menyimpan dan memelihara satwa liar dilindungi jenis binturong menjalani pemeriksaaan dan proses hukum.
Polda Sumut: Praktik Perjudian di Taput akan Ditindak
Polda Sumatera Utara berkomitmen untuk memberantas segala bentuk atau praktik perjudian di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.
0
Foto: Mahasiswa Desak Masuk, Gerbang DPR Nyaris Rubuh
Mahasiswa secara bersama-sama mengoyanglan pagar yang berada di sebesebelah kanan gerbang pintu masuk.