Jakarta - Capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinyatakan kalah sejumlah lembaga survei nasional terkait hasil quick count Pilpres 2019. Tak lama berselang, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengirimkan surat instruksi kepada kadernya yang bertugas di Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk kembali ke kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.

Arahan SBY itu ditujukan pertama kali kepada Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan dan Ketua Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

"Untuk sementara waktu, seluruh pimpinan Partai maupun kader PD yang "berdinas" di BPN agar sekarang juga kembali ke WP41 untuk konsolidasi. Demikian untuk dilaksanakan," demikian instruksi Partai Demokrat yang diterima Tagar News, Kamis 18 April 2019.

WP 41 diketahui simbol Wisma Proklamasi Nomor 41, lokasi kantor DPP Partai Demokrat di Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam instruksi itu, SBY menilai pasca-pemungutan suara 17 April 2019 lalu, muncul ketegangan yang berpotensi membahayakan politik dan keamanan. "Perkembangan situasi politik pasca pemungutan suara Pemilu 2019 yang menunjukkan ketegangan (tension) dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan kita," lanjut instruksi.

Presiden Indonesia ke-6 ini kemudian memberikan arahan kepada kadernya tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan. Baik konstitusi, Undang-undang atau tidak segaris dengan kebijakan Partai Demokrat.

"Para pengurus dan kader Partai Demokrat tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan UU yang berlaku serta tidak segaris dengan kebijakan pimpinan PD," terangnya.

Surat instruksi ini tak dibantah dan telah dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum Waketum Demokrat Syarief Hasan. "Benar surat ini," ujarnya kepada wartawan, Kamis 18 April 2019.

Berikut isi surat dari SBY:

Dari : Ketum PD

Kepada :
1. Sekjen selaku Pelaksana Tugas Harian PD
2. Kawanbin PD
3. Kawanhor PD
4. Waketum PD Syarief Hasan

Tembusan : Dankogasma PD

1. Sehubungan dengan perkembangan situasi politik pasca pemungutan suara Pemilu 2019 yang menunjukkan ketegangan (tension) dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan kita, saya instruksikan kepada pejabat tersebut alamat, untuk secara terus menerus memantau dari dekat perkembangan situasi yang terjadi di tanah air.

2. Memastikan para pengurus dan kader Partai Demokrat tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan UU yang berlaku serta tidak segaris dengan kebijakan pimpinan PD.

3. Jika terjadi kegentingan dan situasi yang menjurus ke arah konflik dan krisis yang membahayakan, segera melapor kepada Ketum pada kesempatan pertama.

4. Demikian untuk diindahkan dan dilaksanakan.

Yth. Sekjen,
Cc.
- Waketum Bpk Syarief Hasan
- Komandan Kogasma AHY

Arahan Ketum, untuk sementara waktu, seluruh pimpinan Partai maupun kader PD yang "berdinas" di BPN agar sekarang juga kembali ke WP41 untuk konsolidasi. Demikian untuk dilaksanakan.

Baca juga: