Untuk Indonesia
Prabowo Belum Berencana Ketemu Jokowi
Prabowo Subianto belum berencana untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dalam rangka rekonsiliasi pasca-Pemilu 2019.
Calon presiden Jokowi dan calon presiden Prabowo berjabat tangan usai debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Prabowo Subianto belum berencana untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dalam rangka rekonsiliasi pasca-Pemilu 2019. Hal ini ditegaskan oleh koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. 

"Kita masih fokus di Mahkamah Konstitusi (MK). Kami bekerja secara ikhlas, cerdas, dan tuntas. Dan ini belum tuntas," kata Dahnil, di Jakarta, Senin, 24 Juni 2019, mengutip Antara.

Dahnil mengaku tak tahu apakah pertemuan antara keduanya akan terwujud setelah putusan MK seperti harapan sejumlah pihak.

"Pak Prabowo sebelum pergi ke Jerman kemarin mengatakan belum berpikir untuk menemui Pak Jokowi," tuturnya.

Baca juga: Tak Hiraukan Prabowo, PA 212 dan GNPF-Ulama Demo di MK

Ia menegaskan pertemuan Prabowo dan Jokowi itu juga bukan dalam rangka politik atau bagi-bagi jabatan.

"Yang jelas Pak Prabowo sejak awal terbuka sekali bertemu dengan siapapun, dengan Pak Jokowi dengan siapapun," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan belum ada utusan dari kubu Jokowi-Ma'ruf yang diutus untuk membicarakan masalah rekonsiliasi dengan kubu Prabowo-Sandi.

"Jadi sampai hari ini sejauh yang saya tahu belum ada utusan dari pemerintah terkait masalah rekonsiliasi. Masalah rekonsiliasi ini yakinlah pada saatnya nanti kita akan putuskan yang terbaik," kata Riza Patria di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Dia juga membantah Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan bertemu calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto pada hari kedua Idul Fitri 1440 H.

Baca juga: Permainan Dua Kaki Said Didu, Jokowi atau Prabowo?

Menurut dia, beri kesempatan kepada BPN Prabowo-Sandi dan TKN Jokowi-Ma'ruf serta partai politik koalisi untuk menyelesaikan mekanisme konstitusional melalui MK.

"Nanti setelah selesai MK tentu kami akan berunding setelah melihat hasilnya, insya Allah kalau Prabowo-Sandi yang dimenangkan tentu kita akan rapat internal koalisi dan kita akan memutuskan berkoalisi dengan partai-partai lainnya, siapa nanti akan berkoalisi dengan Prabowo-Sandi," ujarnya.

Riza mengatakan kalau ada kesepakatan koalisi, tentu ada berbagai macam bentuknya karena bisa saja ada kesepakatan pada posisi-posisi tertentu, apakah di pemerintahan atau di parlemen.

Menurut dia, sejauh ini belum ada tawaran-tawaran koalisi karena selama ini beredar di media massa dan apabila Prabowo-Sandi menang, pihaknya akan memberikan kesempatan pada partai-partai pemerintah yang mendukung Jokowi-Ma'ruf untuk bergabung.

"Sampai hari ini kami belum memutuskan apakah partai Gerindra akan oposisi atau koalisi belum diputuskan. Nanti akan diputuskan setelah hasil MK, kita hormati dulu hasil MK," katanya. []

Berita terkait
0
Liga Champions: Prediksi Laga Napoli vs Liverpool
Babak penyisihan grup E Liga Champions Eropa 2019-2020 mulai bergulir, al. Napoli akan menjamu juara bertahan Liverpool