PKS Imbau BPJS Perbaiki Manajemen Internal - Sengkarut Data Peserta

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher meminta BPJS perbaiki manajemen internal dan sengkarut data kepesertaan.
Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Netty Prasetiyani Aher. (Foto: Dokumen Netty Aher)

Jakarta - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) melakukan evaluasi pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) agar standar kepuasan pelanggan terpenuhi.

Hal itu diungkapkan Netty saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Program JKN-KIS melalui daring, di Kokab Cirebon Indramayu, 28-29 November 2020.

Saya meminta BPJS agar terus melakukan perbaikan manajemen internal dan kolaborasi optimal dengan para pemangku kepentingan agar pelayanan ke depan makin paripurna

"Momentum akhir tahun penting dimanfaatkan untuk mengevaluasi sejauh mana pelayanan BPJS dalam memenuhi standar kepuasan pelanggan," ujar Netty dalam keterangannya, Senin, 30 November 2020.

Dia mengatakan, kesehatan adalah hak rakyat yang dijamin oleh negara, sehingga BPJS sebagai badan penyelenggara harus memastikan program jaminan ini berjalan dengan baik.

"Terdapat sejumlah catatan kritis untuk BPJS dalam penanganan program JKN-KIS. Misalnya, sengkarut data NIK, akses online dan layanan faskes (fasilitas kesehatan) yang masih banyak dikeluhkan rakyat," ujarnya.

"Saya meminta BPJS agar terus melakukan perbaikan manajemen internal dan kolaborasi optimal dengan para pemangku kepentingan agar pelayanan ke depan makin paripurna," kata dia menambahkan.

Kepala Cabang BPJS Cirebon, Kuningan, dan Indramayu, Budi Setiawan memaparkan bahwa sebagai asuransi sosial, BPJS tentu berbeda dengan asuransi komersial, yang mana BPJS tidak berorientasi pada profit tapi pada pelayanan masyarakat.

"Kami terus melakukan peningkatan pelayanan guna memperbaiki hal-hal yang dianggap masih kurang. Untuk mempermudah akses, telah ada aplikasi Mobile JKN berbasis android yang dapat diunduh melalui smartphone. Kami pun membuka hotline service Pandawa (Pendaftaran melalui WA) dan BPJS Satu (Siap Membantu Pelayanan di Rumah Sakit) yang dilayani oleh admin untuk menjawab pertanyaan seputar informasi kepesertaan dan persoalan layanan di rumah sakit," kata Budi.

Dalam kesempatan tersebut Netty juga mengimbau masyarakat agar bergotong-royong menyukseskan program JKN-KIS.

"Negara belum mampu menjamin pembiayaan kesehatan untuk seluruh rakyat. Oleh sebab itu, tertib membayar iuran dan tertib mengikuti prosedur adalah cermin sikap gotong-royong dari seluruh rakyat," tuturnya.

Lebih lanjut, dia juga meminta masyarakat agar menjaga kesehatan sebagai tindakan pencegahan dari sakit.

"Kita harus mengubah paradigma kesehatan dari kuratif (mengobati) menjadi preventif dan promotif (mencegah dan mempromosikan). Apalagi di masa pandemi ini, di mana penularan Covid-19 masih tinggi dan lonjakan kasus terus terjadi. Jaga kesehatan dengan hidup lebih bersih, lebih sehat, lebih disiplin dengan menjalankan protkes 3M," ucap Netty.

Dalam kegiatan sosialisasi program JKN-KIS, turut dihadiri masyarakat Kokab Cirebon dan Indramayu, kalangan ibu-ibu majelis taklim, guru, serta pemuda milenial kampus dan sekolah.[]

Berita terkait
Partai PKS Bidik Target 15 Persen Suara Pemilu 2024
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membidik target 15 persen perolehan suara pada Pemilu 2024 mendatang.
Munas V, PKS Yogyakarta Tetap Dukung Jadi Oposisi Jokowi
PKS Yogyakarta menegaskan tetap mendukung menjadi oposisi pemerintah Jokowi hingga 2024 mendatang.
Fraksi PKS Jabar Sebut Konflik Nikita & Rizieq Dimanfaatkan
Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Barat Haru Shuandharu mengatakan konflik antara Nikita Mirzani dan Rizieq Shihab sengaja di manfaatkan beberapa pihak.
0
Tips Mencegah Keriput Pada Usia Muda
Semakin cepat mencegah keriput pada kulit wajah semakin baik hasil yang Anda dapatkan sebab keriput yang dibiarkan membuat tampilan tampak tua.