UNTUK INDONESIA
Pilwakot Medan, Tantangan untuk Johnny Eddizon Isir
Selama menjabat Kapolrestabes Medan, Brigjen Pol Dadang Hartanto mengungkap banyaknya tantangan dia hadapi.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Kombes Pol Johnny Eddizon Isir di Mapolrestabes Medan.(Foto: Tagar/Reza Pahlevi)

Medan - Selama menjabat Kapolrestabes Medan, Dadang Hartanto yang kini berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), mengungkap banyaknya tantangan dia hadapi.

Dia bertugas sekitar 2,8 tahun di Mapolrestabes Medan, merasakan beratnya mengamankan Pilpres 2019 dan Pilgubsu 2018.

Pada pesta demokrasi itu, politik SARA, politik identitas dan penyebaran hoaks melalui media sosial sangat tinggi dan berpotensi memecah belah kelompok masyarakat. Apalagi saat Pilpres dan Pilgubsu hanya dua pasangan calon.

Dadang menyampaikan itu dalam kegiatan apel farewell di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Kota Medan, Sabtu 4 Januari 2020.

Di hadapan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, Dadang menyebut, ada tugas dengan tantangan yang cukup tinggi ke depan. Di antaranya Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Medan dan konflik sosial.

"Selain tantangan dengan tingginya dinamika demokrasi, ada juga kejahatan jalanan, begal dan kasus curat, curas serta curanmor. Namun semuanya bisa kita kendalikan. Kita mampu menekan, sehingga kita melihat Kota Medan sangat kondusif, karena kita jaga medan kondusif, karena kita mampu mendukung aktivitas segala kegiatan," ucap Dadang.

Segala yang telah dibuat oleh Pak Dadang, tugas dan fungsi kita harus kita tunjukkan kepada masyarakat

Kemudian, atas kerja sama Polri yang cukup baik, masyarakat juga mendapatkan pelayanan kepolisian dengan terpuaskan. Selain itu, Polrestabes juga mendapatkan WBBM atau Wilayah Bebas Bersih Melayani.

"Kita telah berkomitmen tentang WBBM. Ini semua komitmen dan konsistensi kita semua. Dimana pun kita bertugas, peran kita masing-masing harus selalu berjalan dengan baik. Dari mulai intelijen, deteksi dini. Kemudian kegiatan preventif yaitu patroli bersama TNI dan pemda. Selanjutnya penegakan hukum yang dilakukan reserse dan narkoba. Semua sudah berjalan dengan maksimal," kata Dadang.

Atas pencapaian Polrestabes Medan, Dadang mengucapkan terima kasih dan berharap agar kinerja seperti itu tidak susut atau berkurang.

"Terima kasih kepada para personel semuanya, apa yang kita sumbangkan ini akan terus tercatat dan menjadi hubungan baik. Ini akan menjadi nilai ibadah kita juga di kemudian hari. Saya harapkan, agar hubungan dan kinerja yang selama ini bagus, harus terus dijaga dan ditingkatkan," katanya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Kombes Pol Johnny Eddizon Isir memberikan apresiasi kepada Brigjen Pol Dadang Hartanto. Karena selama memimpin semua berjalan dengan maksimal.

"Saya atas nama pribadi dan Polrestabes Medan, mengucapkan apresiasi, kepada Pak Dadang, selama memimpin Polrestabes Medan, telah banyak yang dilakukan. Pondasi telah dibangun oleh Pak Dadang, kita di sini tinggal meneruskan program yang berikutnya. Ini langkah awal bagi kami, komitmen personel akan terus kita jaga. Segala yang telah dibuat oleh Pak Dadang, tugas dan fungsi kita harus kita tunjukkan kepada masyarakat," kata Johnny. []

Berita terkait
Kapolrestabes Medan Disambut Dua Polwan Cantik
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Eddizon Isir resmi memasuki tempat berdinasnya dan disambut pengalungan bunga dari dua polwan cantik.
Arus Balik, Jalan Sidikalang Medan Macet
Usai liburan stasiun bus angkutan umum di Kabupaten Dairi menujuMedan dipenuhi calon penumpang yang baru balik dari liburan.
Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Hakim PN Medan
Polisi dikabarkan telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuhan Jamaluddin, hakim Pengadilan Negeri Medan.
0
DPR Desak Pemerintah Terbuka Soal Perubahan APBN
Politisi PKS di DPR Anis Byarwati meminta pemerintah lebih terbuka dalam memberikan informasi mengenai perubahan APBN 2020 terkait Covid-19.