UNTUK INDONESIA
Pilpres AS, Billie Eilish Dukung Joe Biden
Penyanyi Billie Eilish secara tegas menjatuhkan pilihannya pada Joe Biden dalam pemilihan presiden (Pilpres) di Amerika Serikat November mendatang.
Penyanyi Billie Eilish menyatakan dukungannya kepada Joe Biden dalam pemilihan presiden (Pilpres) di Amerika Serikat pada November mendatang. (Foto: yahoo.com|youtube.com).

Mataram - Penyanyi Billie Eilish secara tegas menjatuhkan pilihannya pada Joe Biden dalam pesta pemilihan presiden (Pilpres) di Amerika Serikat (AS) pada  November 2020 mendatang. Meneruskan catatan The Hill, pernyataan itu disampaikan Eilish saat tampil dalam di Konvensi Nasional Demokrat (DNC), Rabu, 19 Agustus 2020.

Eilish yang mendapat kesempatan untuk menyampaikan pidato dalam acara tersebut menyatakan Presiden Donald Trump telah cukup menghancurkan Amerika Serikat . Ia juga menyinggung sejumlah isu terkait selama masa kepemimpinan Trump, seperti penyangkalan terhadap perubahan iklim dan Covid-19.

Saya hanya akan mengatakan apa yang dikatakan @billieeilish: memilih seperti hidup Anda bergantung padanya. #DemConvention.

Baca Juga: Musisi Billie Eilish Sebut Donald Trump Hancurkan AS

"Kami membutuhkan pemimpin yang akan memecahkan masalah seperti perubahan iklim dan virus Corona - bukan menyangkal mereka. Pemimpin yang akan melawan rasisme dan ketidaksetaraan sistemik," lanjut Eilish.

Penyanyi yang masuk dalam daftar "Time 100 Next" versi majalah Time ini juga mengajak warga Amerika untuk memilih Joe Biden dalam pesta pemilu. "Itu dimulai dengan memilih seseorang yang memahami berapa banyak yang dipertaruhkan, seseorang yang membangun tim yang berbagi nilai-nilai kita. Ini dimulai dengan melawan Donald Trump dan memberi suara untuk Joe Biden," lanjut Eilish.

Pernyataan Eilish segera disambut oleh Joe Biden. Melalui akun Twitter pribadinya @JoeBiden, Kandidat capres itu mengunggah pidato Billie dengan mengatakan "Saya hanya akan mengatakan apa yang dikatakan @billieeilish: memilih seperti hidup Anda bergantung padanya. #DemConvention," tulis Biden.

Joe BidenJoe Biden, yang pernah menjadi Wakil Presiden AS dan senator maju dalam pemilihan presiden melawan petahana, Donald Trump pada November mendatang. (Foto: BBC News).

Dalam acara tersebut, Eilish tampil bersama saudara laki-lakinya, Finneas, membawakan lagu terbarunya berjudul "My Future"

Eilish memang dikenal sebagai salah satu publik figur yang dengan lantang menyatakan perlawanan terhadap kepemimpinan Trump. Dalam suatu kesempatan, ia pernah menyebut Trump sebagai penyebab dari pengendalian senjata dan pecahnya gerakan Black Lives Matter.

Pada 2019, Billie pernah menyatakan kekhawatirannya akan pemilu 2020. "Saya pikir Trump yang bodoh mungkin akan terpilih kembali, dan itu membuat hati saya hancur. Anda tahu, beberapa orang menyukai orang yang mengerikan. Itu aneh," ujar Billie mengutip Los Angeles Times.

Sebelumnya, calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden dan pasangannya Kamala Harris menyerang Presiden Donald Trump dengan menyebut sebagai pimpinan yang tidak kompeten yang menyebabkan Amerika Serikat "compang camping". Pemilihan presiden (Pilpres) di AS kemungkinan akan digelar pada 3 November mendatang.

Baca Juga: Donald Trump Dikecam, Kampanye Pakai Lagu Tom Petty

Calon presiden dan calon wakil presiden itu menggelar kampanye pertama bersama, setelah Biden mengumumkan Kamala Harris sebagai calon wapres pasangannnya. Dalam kampanye yang dipusatkan di sebuah sekolah di negara bagian Delaware, Biden mengatakan Pilpres ini merupakan momen yang serius bagi bangsa AS. []




Berita terkait
Pilpres AS, Joe Biden dan Kamala Serang Donald Trump
Calon prsiden AS Joe Biden dan wakilnya, Kamala Haris menyerang Presiden Donald Trump dengan menyebutkan sebagai pimpinan yang tidak kompeten.
Pilpres di Amerika Serikat Dipastikan 3 November
Kepala Staf Gedung Putih, Mark Meadows memastikan pemilihan presiden (Pilpres) di Amerika Serikat akan dilaksanakan pada 3 November 2020.
Trump Bujuk China untuk Bantu Menangkan Pilpres
Presiden Amerikat, Donald Trump disebut-sebut minta bantuan China untuk memenangkan kembali pemilihan presiden pada November mendatang.
0
Bukan Corona, Ternyata Nyamuk Pembunuh Nomor 1 Dunia
Pakar IPB, Prof Upik Kesumawati Hadi menyebut masyarakat harus mewaspadai nyamuk, karena merupakan pembunuh nomor satu di dunia.