UNTUK INDONESIA
Pesan Prabowo pada Masyarakat di Tengah Wabah Corona
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta rakyat Indonesia mematuhi setiap saran, imbauan, dan kebijakan pemerintah terhadap penanganan corona.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan keterangan pers seusai menerima alat kesehatan bantuan dari pemerintah China di Base Ops TNI AU, Halim Perdana Kusuma, Jakara, Senin, 23 Maret 2020. (Foto: Instagram/@kemhanri)

Bekasi - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta rakyat Indonesia mematuhi setiap saran, imbauan, dan kebijakan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terhadap penanganan virus corona atau Covid-19. 

Kita harus menjaga kesehatan keluarga kita dengan segala upaya kita, mulai hal-hal yang paling kecil, harus (dilakukan).

"Saudara-saudara sekalian, saya minta semua petunjuk, semua saran, semua aturan yang diberikan oleh pemerintah, apakah pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten atau kota, ataupun pemerintah kecamatan dan desa, harus diikuti dan harus dipatuhi," ujar Prabowo Subianto dalam video di akun Twitter pribadinya @Prabowo, Rabu, 22 April 2020. 

Baca juga: Prabowo Bekerja Dalam Senyap Tangani Covid-19

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan bahwa segenap tumpah darah Indonesia harus saling menjaga kesehatan, keselamatan diri, dan lingkungannya masing-masing di tengah wabah corona ini.

"Kita harus menjaga kesehatan keluarga kita dengan segala upaya kita, mulai hal-hal yang paling kecil, harus (dilakukan)," ujarnya. 

Sebagai contoh, kata Prabowo, gerakan sering mencuci tangan dengan sabun. Apabila mampu, setiap orang harus menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. 

Prabowo menegaskan terhadap gerakan lainnya juga harus dilakukan, seperti gerakan menjaga jarak fisik atau physical distancing, gerakan memakai masker kalau harus keluar rumah, dan menghindari kerumunan kumpul-kumpul tidak perlu. 

"Semua gerakan itu harus terus dilakukan dengan tertib," kata Prabowo.

Baca juga: Update Covid-19 Indonesia: 7.418 Positif, 913 Sembuh

Indonesia masih menemukan penambahan kasus positif virus corona atau Covid-19 dalam kurun waktu 24 jam. Sebelumnya, Juru bicara Pemerintah untuk virus corona atau Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan ada penambahan 283 kasus positif per Rabu, 22 April 2020.

"Secara rinci penambahan kasus pada hari ini untuk konfirmasi positif sebanyak 283 orang, sehingga jumlahnya menjadi 7.418," ujar Achmad Yurianto di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu, 22 April 2020.

Berdasarkan data yang diperoleh dari seluruh provinsi di Indonesia, kata dia, telah terjadi juga penambahan angka pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 71 orang.

Dengan rincian pasien sembuh di DKI Jakarta sebanyak 322 orang, Jawa Timur sebanyak 101 orang, Sulawesi Selatan sebanyak 75 orang, Jawa Barat sebanyak 79 orang, dan Jawa Tengah sebanyak 55 orang. 

"Kasus sembuh bertambah 71 orang sehingga akumulasinya menjadi 913 orang," ucapnya.

Hanya saja, masih ada penambahan kasus yang meninggal setelah terkonfirmasi positif Covid-19. "Kasus meninggal bertambah 19 orang, sehingga akumulasinya menjadi 635 orang," kata Yuri. []

Berita terkait
Update Covid-19 Tangsel: 15 Orang Sembuh
Satuan Gugus Tugas Peecepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali merilis data penyebaran Covid-19.
Update Covid-19 Aceh, ODP 1.671, PDP Bertambah
Pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Aceh masih 7 orang, sementara pasien ODP dan PDP terus bertambah.
Update Covid-19 Aceh: ODP 1.632, PDP Bertambah Lagi
Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) di Provinsi Aceh kembali bertambah.
0
DAU Dipotong 35 Persen, DPRD: Pemko Siantar Lalai
Anggota DPRD Kota Pematangsiantar kesal kinerja Wali Kota Hefriansyah tak optimal yang mengakibatkan DAU dipotong.