UNTUK INDONESIA
Pertandingan Persebaya vs Arema Dipindah di Blitar
Pemindahan laga semifinal Piala Gubernur Jawa Timur antara Persebaya vs Arema FC karena situasi kota Malang tidak kondusif.
Sekretaris PSSI Jatim, Amir Burhannudin. (Foto: Tagar/Haris D Susanto)

Surabaya - Laga babak Semifinal Piala Gubernur Jawa Timur antara Persebaya vs Arema FC harus dipindahkan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kejadian buruk, baik kedua tim maupun suporter.

Selain pemindahan venue pertandingan yang berkesan mendadak, hal ini juga dilakukan karena situasi dan kondisi Kota Malang lagi tidak kondusif, mengingat Aremania sering terlibat aksi tawuran.

Tadi ada tanggapan dari tokoh masyarakat juga tidak memungkinkan untuk melaksanakan pertandingan di Malang.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar (Kombes) Muhammad Firman mengatakan, petugas keamanan di Malang, sulit bisa mengamankan jalannya pertandingan. Belum lagi kedua suporter ini memiliki rivalitas tinggi dan sering anarkis.

Selain itu juga ia mengatakan, dalam beberapa hari ini telah terjadi tawuran antar suporter Aremania, serta sudah ramainya pertikaian melalui media sosial.

"Tadi ada tanggapan dari tokoh masyarakat juga tidak memungkinkan untuk melaksanakan pertandingan di Malang, karena faktor keamanan tadi," kata Firman, Minggu 16 Februari 2020.

Melihat kondisi ini, Sekretaris PSSI Jatim, Amir Burhannudin mengaku demi situasi kondusif maka pihaknya terpaksa harus memindah lokasi pertandingan Persebaya melawan Arema FC di tempat netral.

"Untuk menjaga kondusifitas turnamen Piala Gubernur Jatim 2020, dan setelah berkoordinasi dengan Polda Jatim, Asprov PSSI Jatim melakukan perubahan untuk laga semifinal," kata Amir.

Menurut Amir, dengan turunnya keputusan dan izin dari Polda Jatim ini diharapkan suporter Jawa Timur cooling down, dan harus mawas diri. Karena dalam waktu dekat kompetisi Liga 1 akan dimulai, dan inilah tantangan yang sesungguhnya untuk menjaga kondusifitas persepakbolaan di Jawa Timur.

"Nah setelah keputusan ini, maka untuk babak final nanti tetap digelar pada Kamis 20 Februari. Namun, mengenai tempat pertandingan akan menunggu hasil dua pertandingan semifinal," imbuh Amir.

Semifinal Piala Gubernur Tanpa Penonton

Di sisi lain, panasnya laga semifinal Piala Gubernur Jatim ini harus dibarengi dengan pertandingan tanpa penonton. Sebab, pihak keamanan menberi izin pertandingan dengan syarat tanpa penonton.

Sehingga babak semifinal yang mempertemukan Madura United bertemu Persija Jakarta, pada Senin 17 Februari pukul 19.00 WIB di Stadion Kanjuruhan. Digerlar tanpa penonton.

Hal yang sama juga terjadi di lagasemifinal Persebaya melawan Arema FC, digelar Selasa 18 Febeuari 2020 pukul 15.00 WIB di Stadion Supriyadi, Kota Blitar, juga tanpa penonton.

"Semua laga babak semifinal akan disiarkan secara langsung, dan atas petunjuk aparat keamanan dalam hal ini Poalda Jatim, babak semifinal ini digelar tanpa suporter dan penonton," ucap Amir.

Di kesempatan yang sama, Amir menambahkan, dinamika Piala Gubernur Jatim cukup besar. Karena meskipun ini turnamen Pra Musim tapi gengsinya dari masing-masing tim dan suporter cukup luar biasa.

"Karena itu kami berharap dinamika seperti ini bisa disikapi dengan jiwa besar oleh manajemen klub, suporter, dan kami sebagai Asprov Jatim sebagai penyelenggara," kata Amir. []

Berita terkait
Nasi Kotak, Bentuk Syukur Kepulangan Mahasiswa Unesa
Orang tua mahasiswa Unesa akan membuat nasi kotak bentuk kesyukuran atas kepulangan anaknya usai menjalani karantina virus corona di Natuna.
Buaya Muara di Sungai Brantas Kediri Tertangkap
Komunitas Reptil Rescue Kediri berhasil menangkap buaya muara di tepi Sungai Brantas saat sedang berjemur.
65 Warga Jatim dari Natuna Perlu Diperiksa Ulang
Anggota IDI Jawa Timur dr Benyamin meminta Dinkes Jatim untuk pemeriksaan ulang 65 warga usai menjalani karantina untuk memastikan terbebas corona.
0
Pertama Kali Masker Digunakan di Dunia
Masker yang saat ini tengah menjadi buah bibir ternyata memiliki sejarah panjang di dunia termasuk Indonesia.