UNTUK INDONESIA
Perpanjang PSBB Tangsel, Relaksasi Ojek Online?
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali diperpanjang untuk kali keenam.
Perpanjang PSBB Tangsel, Relaksasi Ojek Online? (Foto: Tagar/Alfi)

Tangerang Selatan -  Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tangerang Raya, seperti Kota Tangsel, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang kembali diperpanjang untuk kali keenam, hingga dua Minggu ke depan, yakni sampai tanggal 26 Juli 2020.

"Dalam rapat evaluasi bersama Gubernur Banten tadi siang, PSBB di Tangerang Raya akan di perpanjang untuk dua Minggu ke depan," ucap Benyamin di Tangsel, Minggu, 12 Juli 2020.

PSBB kelima akan berakhir hari ini dan akan dievaluasi untuk kelonggaran lainnya, termasuk kepada ojol.

Provinsi Banten pada dua Minggu terakhir sudah menunjukan angka yang signifikan ke arah perbaikan. Terbukti dari Provinsi Banten yang sudah terbebas dari zona merah dan berada di zona kuning.

"Seperti apa aturan di PSBB jilid ke enam ini, adakah peraturan baru atau pelonggaran aturan lama. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemkot Tangsel akan menunggu Peraturan Gubernur dikeluarkan, sebagai aturan mainnya," ucap Benyamin.

Benyamin mengatakan, angka R-Naught atau angka penularan Covid-19 di Kota Tangsel diketahui juga semakin rendah. Berdasarkan alasan itu Pemkot Tangsel akan memberikan banyak kelonggaran kepada masyarakat dan Ojek Online (Ojol).

"R-Naughtnya per hari ini yaitu dibawah 0,3 dan sedang diukur oleh tim gugus covid. PSBB kelima akan berakhir hari ini dan akan dievaluasi untuk kelonggaran lainnya, termasuk kepada ojol," ucap Bang Ben, sapaan akrab Benyamin Davnie.

Ben mengatakan, kelonggaran tersebut akan diberikan jika para pengemudi sudah bisa menjaga protokol kesehatan minimal cuci tangan dan menggunakan masker.

"Ya nanti kita bisa berikan kelonggaran untuk mengangkut penumpang, apalagi motor yang telah didisinfektan secara rutin. Tentunya seperti ini bisa dilaporkan ke gugus tugas," ucapnya.

Namun, Ben tetap mengimbau agar tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan menjaga jarak, tidak berkerumun dan menggunakan masker.

"Saya harapkan saat pulang melakukan aktivitas, masyarakat langsung mencuci tangan atau mandi untuk mengendalikan penyebaran Corona di Kota Tangsel," ujarnya.

Berita terkait
Kampung Tangguh Jawara Tangsel Siap Hajar Covid-19
Kampung Tangguh Jawara Tangsel tak hanya menangani percepatan penanganan Covid-19, tetapi dapat menjadi solusi ekonomi warga.
BIN Temukan 10 Orang Reaktif Covid-19 di Tangsel
Badan Intelijen Negara (BIN) menemukan sebanyak 10 orang reaktif Covid-19 di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).
Imbas Covid-19, Ribuan Buruh Tangsel Kena PHK
Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat ribuan warga kehilangan pekerjaan imbas dari pandemi Covid-19.
0
Kondisi Jalur Evakuasi Merapi di Sleman Yogyakarta
Jalur evakuasi lereng Gunung Merapi di Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, rusak. Warga minta jalur diperbaiki demi kenyamanan bersama.