UNTUK INDONESIA
Pernyataan Lengkap KDRT yang Dialami Tiga Setia Gara
Tiga Setia Gara baru merayakan satu tahun usia pernikahan bersama suaminya James. Namun mengejutkan warganet dengan unggahan story di Instagramnya.
Eks Vokakis band Silly Riot Tiga Setia Gara. (Foto: Instagram/@tigawat)

Jakarta - Tiga Setia Gara baru merayakan satu tahun usia pernikahan bersama suaminya James, seperti yang diunggah dalam Instagram miliknya @tigawat, sepekan lalu. Namun, pada Senin, 16 September 2019, Eks Vokalis Band Silly Riot ini mengejutkan warganet dengan unggahan di story bahwa dia mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Tiga yang kini menyematkan 'Tolley' di belakang namanya ini meminta tolong pada warganet untuk menghubungi Kedutaan Besar. Karena dia ingin pulang ke Indonesia.

Tiga Setia GaraEks Vokakis band Silly Riot Tiga Setia Gara bersama suaminya. (Foto: Instagram/@tigawat)

Berikut pernyataan Tiga dalam story Instagram @tigawat yang berdurasi tiga menit, 15 detik.

Buat orang-orang Indonesia gua pengen jujur sama lu semua, kenapa gua pincang. Itu karena James tendang tendang lutut gua, sampai lutut gua hancur, makanya gua ada operasi.

Dan gua tahan, gua bohong sama lawyer, gua bohong sama dokter, gua bohong sama semua orang. Karena try, gua memprotect laki gua. Gua ga mau dia penjara atau segala macem.

Dan sekarang kita berantem lagi, dia hampir mau mukul gua. Makanya gua telepon 911. Dan lu tau apa yang terjadi? Polisi bilang, gua yang salah karena gua imigran, karena gua asian, karena gua terlihat dramatik.

Padahal, gua sudah tunjukin semua foto-foto cacat gua dan gua bilang, gua mau divorce maybe, maksud gua, minta 911 untuk hubungi Embassy Indonesia untuk pulangin gua. Gua sudah ga kuat. Gua bohong sama lu semua di Instagram, gua bohong sama keluarga, gua sudah ga kuat di sini.

Siapapun yang nonton Instagram gua, tolong telepon Embassy Indoensia. Gua ga ngerti, gua gaptek banget. Gua ga tahu harus gimana, gua ga tahu. Gua mau pulang ke Indonesia,  gua mau pulang ke Indonesia, tolong.

Di sini juga polisi bilang gua sarkastik, bilang gua pembohong. Buat apa gua bohong, ga ada untungnya gua bohong. Please tolongin, siapapun yang nonton video gua ini, tolong pulangin gua. Tolong, tolongin gua, gua harus kemana, tolong, tolongin gua.

Di Ohio, Residence Inn by Mariott. Kalau lu bisa baca di kamar 212. Please siapapun kalian yang ngerti Amerika, tolong bantu gua. Gua pengen keluar dari sini tolong.

Tadi dua polisi atau tiga polisi malah bawa James, karena James manis ngomongnya, manis banget, dan dia bisa bikin polisi percaya. Harusnya polisi percaya sama gua.

.Gua pincang, gua operasi, gua digebukin, gua ditonjok sebelumnya, tapi gua ga bilang. Sekarang ini waktunya, sudah satu tahun gua nahan, gua pengen pulang ke Indonesia, gua pengen pulang tolong.

Tolong siapapun kalian yang tahu Embassy Indonesia, gua pernah browsing tapi itu di DC, Washington atau apapun. Tolong, tolong gua ga tahu harus hubungin siapapun tolong, tolong banget. Tolong gua tinggal Residence Inn by Mariott, tolong kamar 212. []

Berita terkait
Kasus KDRT Tinggi Penegak Hukum Kurang Lindungi Korban
ketidakseriusan aparat penegak hukum atasi kasus KDRT dan banyaknya penegak hukum kurang berperspektif lindungi korban serta timpangnya relasi kuasa menjadi faktor penyebab
KDRT Meningkat Aparat Tak Mau Disalahkan
Semuanya kasus yang masuk tentu kita lanjutkan, dan jika tidak ada mediasi itu dikembalikan lagi kepada masyarakat karena ini masuknya delik aduan
Aparat Tak Serius Tangani Kasus KDRT di Jabar
kasus KDRT yang masuk ke kepolisian rerata tak selesai sampai keputusan tetap. banyak kasus KDRT tidak pernah berkasnya lengkap atau jarang masuk ke kejaksaan.
0
Erick Thohir Orang Kelima Tiba di Istana Kepresidenan
Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Erick Thohir, tiba di Istana Kepresidenan, sekitar pukul 11.14 WIB, Senin, 21 Oktober 2019.