Perang Korea Sudah Dekat, Korsel Jatuhkan Bom MK84 di Perbatasan Korut

empat jet tempur F-15 Korsel langsung menjatuhkan sedikitnya delapan bom serbaguna MK84 di dekat perbatasan Korut. Penjatuhan bom itu diperintahkan langsung Presiden Korsel, Moon Jae In.
Empat jet tempur F-15 Korsel langsung menjatuhkan sedikitnya delapan bom serbaguna MK84 di dekat perbatasan Korut. Penjatuhan bom itu diperintahkan langsung Presiden Korsel, Moon Jae In. (Foto:RT.com)

Seoul, (Tagar 30/8/2017) – Perang Korea sudah semakin dekat. Apa buktinya? Insiden rudal Hwasong-12 Korea Utara (Korut) yang meluncur di langit Hokkaido, Jepang, Selasa (29/8) pagi waktu setempat, membuat pemerintah Korea Selatan (Korsel) marah besar.

Menjawab aksi provokasi Korut itu, empat jet tempur F-15  Korsel langsung menjatuhkan sedikitnya delapan bom serbaguna MK84 di dekat perbatasan Korut. Penjatuhan bom itu diperintahkan langsung Presiden Korsel, Moon Jae In. Bom MK84 berisi amunisi 2.000 ton dan dapat menembus kedalaman tanah mencapai 11 meter dan 11 kaki di permukaan beton.

Juru bicara presiden Jae In, Yoon Young Chan, mengatakan, manuver pengeboman ini dilakukan dalam latihan tembak-menembak dekat perbatasan kedua Korea yaitu di wilayah Taebaek.

Menurut Chan, latihan pengeboman diperintahkan langsung Presiden Jae In, usai pertemuan Dewan Keamanan Nasional Korsel saat membahas aksi balasan terhadap rudal balistik Pyongyang. ”Kami harus melakukan persiapan karena kemungkinan akan ada provokasi lanjutan dari Korea Utara,” kata Dewan Keamanan Nasional (NSC) Korsel, seperti dilansir Yonhap, Selasa (29/8).

Kabarnya, Direktur Keamanan Nasional Korsel, Chung Eui Yong juga sudah menghubungi Penasihat Keamanan Nasional Donald Trump, HR McMaster untuk membahas insiden rudal Korut. “Presiden Donald Trump mendukung kebijakan presiden Moon terhadap Korea Utara,” kata Eui Yong mengutip pernyataan McMaster. (wwn/Yonhap)

Berita terkait
0
Simak 5 Aplikasi dan Situs Simulasi Tes CPNS
Terdapat lima aplikasi dan situs simulai tes CPNS 2021 yang sudah disiapkan untuk mengisi kota sebanyak 105.777 dari 189.102 formasi ASN yang ada.