UNTUK INDONESIA
Penyebab Empat Rumah Warga Terbakar di Ambon
Kebakaran menghanguskan empat rumah di Kawasan Talake, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe Ambon. Ini penyebabnya.
Kebakaran hebat terjadi di kawasan Talake, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Sabtu, 29 Agustus 2020 malam.(Foto: Tagar/istimewa)

Ambon - Kebakaran hebat terjadi di kawasan Talake, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Maluku, Minggu 29 Agustus 2020 pukul 19.30 WIT. Penyebab kebakaran akibat lilin, kemudian menyebar ke rumah lain hingga menyebabkan empat rumah hangus terbakar.

Informasi dihimpun Tagar dari Muhamad Ridwan Ahmad, warga setempat menyebutkan, kebakaran pertama kali dikethui, saat dirinya berada pada jarak 30 meter dari tempat kebakaran lalu melihat asap tebal membumbung tinggi disertai teriakan warga.

Ya benar. Saat ini sudah padam, dan kita sedang melaksanalan olah TKP.

Ahmad kemudian menuju rumah yang pertama muncul asap tebal. Ternyata rumah itu, milik La Erwin, yang kesehariannya bekerja sebagai pengayuh becak.

Seketika kobaran api membesar dan membakar sebagian isi rumah yang dalam keadaan kosong. Ahmad bersama warga dengan peralatan seadanya langsung memadamkan api.

Saat terjadi kebakaran La Erwin bersama isterinya tidak berada di rumah. Rumah itu juga diketahui tidak dialiri listrik, masih menggunakan lilin sebagai alat penerangan.

Keterangan yang sama juga disampaikan warga lain, Faisal. Dia juga mendengar teriakan dan berlari kearah lokasi kejadian. Rumah La Erwin juga sudah dalam kondisi terbakar sebagian, dan ikut membantu memadamkan api bersama warga setempat.

Pukul 19.40 WIT, enam unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah kota Ambon tiba dilokasi kejadian, dan berhasil memadamkan api.

Beruntung dalam kejadian itu tidak menelan korban jiwa. Sedangkan korban materil berupa empat rumah warga terbakar beserta isinya.

Empat rumah yang terbakar, milik Rumah La Erwin, Mirna, Femi Kamal dan Muhamad Ridwan Ahmad. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Setelah api berhasil dijinakkan, personil Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Leasse memasang garis polisi untuk memudahkan penyelidikan penyebab kebakaran.

Kanit Buser Satuan Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda M Titan membenarkan kejadian tersebut. Meski begitu, dia enggan menjelaskan penyebab kebakaran.

"Ya benar. Saat ini sudah padam, dan kita sedang melaksanalan olah TKP," singkatnya. []

Berita terkait
Kulon Progo Termasuk Wilayah Rawan Kebakaran
Seratusan warga Kulon Progo diberi pelatihan pemadaman kebakaran. Salah satu alasannya Bumi Binangun termasuk wilayah rawan kebakaran.
Benarkah Kebakaran Kejagung Terkait 6 Proyek Kakap?
Tigor Sitorus menduga kebakaran di Kejagung RI pada Sabtu, 22 Agustus 2020. berkaitan dengan 6 paket proyek besar yang digarap Korps Adhyaksa.
Sepanjang 2020 Puluhan Kebakaran Terjadi di Makassar
Sepanjang 2020, puluhan terjadi kebakaran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ini penyebabnya.
0
Keluarga Kurang Yakin Motif Pembunuhan Wartawan Sulbar
Keluarga mengaku kurang yakin motif pembunuhan salah satu wartawan di Mamuju Tengah (Mateng), hanya karena menganggu perempuan