UNTUK INDONESIA
Penjelasan Otoritas Turki tentang Gempa dan Tsunami Kecil
Jumlah korban tewas dan luka-luka akibat gempa bumi 7,0 SR di Izmir, Turki diperkirakan akan bertambah. Kerusakan parah terjadi di beberapa kota.
Petugas penyelamat dan warga setempat berusaha menyelamatkan warga yang terperangkap di puing-puing bangunan yang runtuh. (Foto: Tagar/AP)

Ankara - Otoritas Manajemen Bencana Turki mencatat sedikitnya enam orang tewas dan ratusan warga luka- luka akibat gempa berkekuatan sekitar 7,0 skala richter mengguncang Kota Izmir pada Jumat 30 Oktober 2020 pukul 14.51 waktu setempat. Salah satu korban meninggal dunia karena tenggelam.

Data sementara yang disampaikan otoritas setempat, jumlah korban luka-luka sebanyak 202 orang. Gempa bumi dahsyat di Laut Aegea ini juga telah merobohkan puluhan bangunan di kota tersebut dan menyebabkan gelombang pasang di pulau-pulau Yunani.

Dikutip dari The Guardian, pusat gempa berada sekitar 11 mil (17 km) dari provinsi Izmir dan delapan mil timur laut pulau Yunani Samos, pada kedalaman yang relatif dangkal sekitar 10 mil.

Media Yunani melaporkan batu-batuan dan beberapa kerusakan di pulau Samos, yang dihuni oleh 45.000 orang dan sebagian besar bangunan bertingkat rendah. Penduduk setempat telah diimbau untuk keluar dari daerah pesisir jika terjadi gelombang pasang atau getaran lebih lanjut.

Walikota Izmir dalam mengatakan jumlah korban tewas diperkirakan akan bertambah. Ia menyebutkan setidaknya 20 bangunan runtuh di kota yang dihuni 4,5 juta orang itu.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, melalui akun Twitter menyebutkan kerusakan parah juga terjadi di dua kota lainnya." Kerusakan parah juga terjadi di Kota Bornova dan Bayrakli," kata Suleyman Soylu.

Media Yunani melaporkan batu-batuan dan beberapa kerusakan di pulau Samos, yang dihuni oleh 45.000 orang dan sebagian besar bangunan bertingkat rendah. Penduduk setempat telah diimbau untuk keluar dari daerah pesisir jika terjadi gelombang pasang atau getaran lebih lanjut.

Baca juga : Gempa Bumi Rusak 12 Rumah di Mamuju Tengah

Baca juga : Ibu Hamil Meninggal Akibat Panik saat Gempa di Mamuju

Rekaman dramatis yang disiarkan oleh televisi Turki dan beredar di media sosial menunjukkan banjir dan air laut pasang terjadi di kota pesisir Turki, Seferihisar, Samos, dan Chios Yunan. Video juga menunjukkan jalan-jalan kota tergenang air. Wali Kota Seferihisar menyebut peristiwa ini sebagai tsunami kecil.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan pihaknya telah mengerahkan semua kekuatan untuk membantu mereka yang terkena dampak gempa. Operasi pencarian dan penyelamatan sekarang sedang berlangsung di seluruh Provinsi Izmir.

"Dengan helikopter medis dan lebih dari 100 personel dari seluruh negeri sedang dalam perjalanan ke lokasi bencana," kata Gubernur Izmir Yavuz Selim Kosger. []

Berita terkait
Gempa Bumi Rusak 12 Rumah di Mamuju Tengah
BPBD Mamuju Tengah untuk sementara mencatat ada 12 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi magnitudo 5,4 pada subuh tadi.
Tidak Berpotensi Tsunami, Gempa M 5.4 Mengguncang Mamuju
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 kembali mengguncang Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, pukul 03.45 WITA, Rabu, 28 Oktober 2020.
Getaran Gempa Bumi Pangandaran Terasa Sampai Yogyakarta
Gempa bumi di Pangandaran, Jawa Barat sebesar 5,9 M pada Minggu, 25 Oktober 2020 terasa sampai Yogyakarta.
0
Peran Budaya Lokal untuk Mitigasi Dampak Perubahan Iklim
Pelestarian budaya lokal dari generasi ke generasi, turut berperan dalam mengatasi dampak perubahan iklim.