UNTUK INDONESIA
Penjelasan Dokter, Warga Bulukumba Dicurigai Corona
Tim Medis RSUD Sultan Daeng Raja Bulukumba menyebutkan bahwa berdasarkan pemeriksaan pasien, belum didapatkan tanda-tanda terpapar virus Corona
Wakil Direktur bidang Pelayanan Medis RSUD Andi Sultan Daeng Radja, dr. Rizal Ridwan saat diwawancarai diruang kerjanya. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Bulukumba - Salah seorang warga di Kabupaten Bulukumba yang diisukan dicurigai terjangkit virus Corona atau 2019-nCoV, akhirnya terungkap. Tim Medis RSUD Sultan Daeng Raja Bulukumba menyebutkan bahwa berdasarkan pemeriksaan pasien, belum didapatkan tanda-tanda terpapar virus Corona.

Wakil Direktur bidang Pelayanan Medis RSUD Andi Sultan Daeng Radja, dr. Rizal Ridwan mengatakan, setelah menerima pasien rujukan dari Puskesmas Herlang, Tim Dokter langsung berusaha screaning atau deteksi awal dengan menggunakan alat pelindung. Kemudian pasien langsung diobservasi diruang isolasi.

"Untuk saat ini, dari hasil pemeriksaan pasien berdasarkan laboratorium dan foto rongseng, pasien belum didapatkan tanda-tanda yang bisa memastikan jika pasien menderita infeksi virus corona," tegas dr. Rizal Ridwan kepada Tagar, Jumat 21 Februari 2020.

Pasien yang dicurigai menderita penyakit virus corona ini bernama Abd Asis, 50 tahun. Pasien ini dicuriga terpapar virus mematikan itu karena ia sebelumnya sempat berkunjung ke Negara Malaysia dan baru pulang enam hari lalu. Setelah pulang dari negara tetangga itu, Abd Asis kemudian mengeluh sakit dan memeriksakan diri di Puskesmas Herlang.

Untuk saat ini, dari hasil pemeriksaan pasien berdasarkan laboratorium dan foto rongseng, pasien belum didapatkan tanda-tanda yang bisa memastikan jika pasien menderita infeksi virus corona.

Dihadapan tim medis Puskesmas Herlang, Asis mengeluhkan jika ia demam tinggi, sesak nafas dan batuk. Oleh karena itu, Puskesmas Herlang langsung berkoordinasi dengan RSUD Sultan Daeng Raja untuk segera merujuk pasien tersebut untuk dilakukan diagnosa dan pemeriksaan di Laboratorium untuk memastikan penyakitnya.

"Awalnya kami mendapat informasi dari dokter Puskesmas jika akan merujuk pasien yang dicurigai menderita inveksi virus korona. Hal itu dengan dasar pertimbangannya, jika pasien ini baru saja datang dari Malaysia enam hari yang lalu dengan keluhan demam tinggi, sesak nafas dan batuk," bebernya.

Sesampainya di RSUD Sultan Daeng Raja, pasien ini langsung diarahkan keruangan isolasi untuk melakukan berbagai langkah pemeriksaan atau screaning terhadap pasien yang dicurigai terpapar virus corona itu. Tapi, bersyukur dari hasil pemeriksaan awal, pasien ini belum didapatkan tanda-tanda terpapar virus corona.

"Untuk pemeriksaan awal, pasien ini diagnosa hanya terkena peradangan tenggorokan atau laringitis. Jadi bukan virus Corona," bebernya.

Dia menerangkan, jika kondisi pasien juga saat ini sudah menunjukkan tanda-tanda kestabilan atau keadaanya mulai membaik, suhunya sudah mulai turun. Namun demikian, tim medis RSUD Sultan Daeng Raja masih tetap mewaspadai virus corona itu, sehingga langkah yang diambil selanjutnya yaitu pasien tetap dilakukan observasi diruang isolasi.

"Pasien tetap diobservasi di ruang isolasi dulu. Kemudian dokter penyakit dalam kami akan melakukan pengambilan sampel di tenggorokan pasien lalu dikirim ke Laboratorius di Kota Makassar. Dari situlah nantinya, baru akan kami passtikan diagnosa penyakit tersebut," terang dr. Rizal Ridwan.

Sebelumnya, warga Kabupaten Bulukumba, Sulsel dihebohkan adanya kabar jika salah satu pasien yang dirawat di RSUD Sultan dicurigai terpapar virus corona.

Pasien yang merupakan rujukan dari Puskesmas Herlang itu dicurigai terkena virus mematikan karena baru saja pulang dari Negara Malaysia. []

Berita terkait
Pasien di Bulukumba Dicurigai Terjangkit Corona
Salah seorang warga di Kabupaten Bulukumba dicurigai terjangkit virus Corona atau 2019-nCoV setelah dia pulang dari Malaysia.
Menlu Retno Ajak ASEAN dan China Hadapi Wabah Corona
Menlu Retno Marsudi, tekankan kerja sama antara negara-negara ASEAN dan China untuk cegah dan berantas wabah virus corona
IDI Rekomendasi Puskesmas Deteksi Dini Virus Corona
IDI memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar memanfaatkan Puskesmas untuk aktif melakukan deteksi dini terkait penyebaran virus corona
0
Ratusan Ojol dan Debt Collector Bentrok di Sleman
Ojol dan DC bentrok di sekitar Kantor Grab Yogyakarta. Kedua belah pihak saling lempar batu.