UNTUK INDONESIA
Pengalaman Mengunjungi Taman Bunga Celosia di Aceh Jaya
Siang itu matahari sedang bersinar terik, pantulan terangnya membuat warna-warna Celosia kontras berkilau, kuning dan merah menyala.
Taman Bunga Celosia di Gampong Alue Piet, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, Selasa 8 Januari 2019. (Foto: Tagar/Fahzian Aldevan)

Aceh Jaya, (Tagar 20/1/2019) - Benar kata orang-orang, serasa berada di negeri kincir angin Belanda saat menginjakkan kaki di Taman Bunga Celosia di Gampong Alue Piet, Kecamatan Panga, Aceh Jaya.

Siang itu Selasa 8 Januari 2019 matahari sedang bersinar terik, pantulan terangnya membuat warna-warna bunga kontras berkilau, kuning dan merah menyala. 

Para pengunjung, perempuan-perempuan muda tampak antusias berfoto dengan latar bunga Celosia. Panas terik matahari seperti mereka tidak hiraukan. Pesona taman bunga terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Merekamnya dengan kamera akan membuat keindahannya abadi.

Mereka ada yang menghalau panas dengan payung atau topi, melangkah di jalan setapak yang dibuat rapi di antara lajur-lajur bunga yang tertata antara Celosia merah dan Celosia kuning.

Taman Bunga CelosiaPerempuan-perempuan muda secara bergantian saling memotret di Taman Bunga Celosia di Gampong Alue Piet, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, Selasa 8 Januari 2019. (Foto: Tagar/Fahzian Aldevan)

Tidak harus ke Belanda ternyata untuk menikmati sensasi keindahan warna-warang bunga. Pantulan cahaya matahari mencerahkan kombinasi warna-warna. Ingin rasanya berlama-lama menghabiskan waktu merasakan cinta dan indahnya. 

Taman seluas satu hektar ini mulai ramai diperbincangkan di media sosial. Masyarakat mulai dihebohkan dan tidak mau ketinggalan. Generasi milenial tidak mau duduk diam. Mereka beramai-ramai datang ke taman ini, membuat foto-foto cantik untuk diunggah di akun Instagram. Tidak heran, taman bunga ini viral belakangan ini.

Taman Bunga Celosia belum sepenuhnya rampung pembangunannya, namun pengunjung berdatangan dengan antusias. 

Fajri Rahmawati seorang pengunjung, mengaku mengetahui objek wisata Taman Bunga Celosia dari media sosial. Menurutnya taman bunga ini unik dan menarik.

Taman Bunga CelosiaBerfoto di antara kontras kuning bunga Celosia di Taman Bunga Celosia di Gampong Alue Piet, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, Selasa 8 Januari 2019. (Foto: Tagar/Fahzian Aldevan)

"Makanya saya pergi langsung, ingin melihatnya, rupanya warnanya begitu terang, mungkin momennya pas lagi panas ya," kata Fajri asal Meulaboh kepada Tagar News.

Ditya, pengunjung lain, menilai Taman Bunga Celosia sangat perlu dilestarikan di Aceh, selain untuk taman edukasi, taman ini begitu menarik untuk dinikmati.

"Apalagi kaum wanita suka sekali dengan bunga, sambil foto terus bisa menikmati langsung, nggak perlu jauh-jauh ke negera orang," ujar Ditya yang datang bersama keluarga dari Banda Aceh.

Ia berharap taman ini akan ada dalam waktu yang sangat lama, terawat dan selalu dirindukan banyak orang dari mana pun. Ditya menyampaikan ini karena pernah melihat ada objek wisata tiba-tiba ngehits tiba-tiba pula menghilang.

"Bantuan pemeritah sangat membantu menjaga sebenarnya, karena yang ikut terkenal juga nama daerah, ujungnya pemerintah juga kan," katanya.

Taman Bunga CelosiaDi antara kontras kuning dan merah menyala di Taman Bunga Celosia di Gampong Alue Piet, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, Selasa 8 Januari 2019. (Foto: Tagar/Fahzian Aldevan)

Untuk berkunjung ke objek wisata Taman Bunga Celosia, jika dari pusat kota Banda Aceh akan menempuh jarak sekitar 125 kilometer sampai lokasi. Sepanjang perjalanan, wisatawan bisa menikmati pemandangan laut nan biru.

Kalau sudah sampai di Kabupaten Aceh Jaya artinya tidak jauh lagi ke lokasi. Cukup membeli tiket seharga Rp 10.000 per orang untuk memasuki kawasan Taman Bunga Celosia.

Tersedia penyewaan topi dan payung untuk menambah indahnya berswafoto. Cukup menambahkan Rp 5.000 untuk menyewa pernak-pernik tersebut. 

Anak-anak bisa masuk taman bunga ini secara gratis, tidak perlu membeli tiket.

Taman Bunga Celosia dibuka pukul 08.00-18.00, siap menyambut kunjungan wisatawan setiap hari kecuali hari Jumat libur.

Objek wisata ini dimanfaatkan banyak masyarakat setempat untuk rekreasi akhir pekan untuk menghilangkan penat dari rutinitas. []

Berita terkait
0
Tidak Bayar Pajak Cukai Rokok, Warga Malang Dibui
Warga Malang berinisial LF divonis 1 tahun 6 bulan penjara karena telah menimbulkan kerugian negara hingga Rp 3,2 miliar.