UNTUK INDONESIA
PENA 98 Sepakat Dukung Muhamad - Rahayu di Pilkada Tangsel
Aktivis PENA 98 telah resmi menjatuhkan dukungan politiknya untuk memenangkan pasangan Muhamad dan Saraswati pada Pilkada Tangsel 2020.
Deklarasi dukungan Politik PENA 98 Tangsel untuk pasangan Muhamad-Sarawati. (Foto: Tagar/Mauladi Fachrian)

Tangerang Selatan - Perhimpunan Nasional Aktivis (PENA) 98 Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menjatuhkan dukungan politiknya untuk pasangan Muhamad - Saraswati di Pilkada serentak yang berlangsung pada 9 Desember 2020.

Seharusnya peluang Muhamad-Saraswati untuk menjadi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel sangat terbuka lebar.

Simpul PENA 98 Tangsel Tommy Rahadita menyebutkan, dukungan kelompoknya untuk Muhamad - Saras tidak terjadi begitu saja. Melainkan melalui pertimbangan dan perhitungan yang matang.

"Ini bukan simsalabim. Kenapa kita baru deklarasi dukungan hari ini, karena kemarin kita betul-betul berhitung dalam menentukan dukungan politik. Kami tidak ingin Tangsel jatuh ke tangan orang yang salah," ujar Tommy saat deklarasi dukungan di Tangerang Selatan, Kamis, 8 Oktober 2020.

Ia mengatakan, PENA 98 akan bergerak maksimal untuk kemenangan Calon Kepala Daerah (Cakada) No Urut 1 tersebut. Kemudian dihadapan Saras, Tommy mengklaim akan memberikan sumbangsih suara yang cukup signifikan.

"Kalau untuk hari ini saja, prediksi kami untuk suara muhamad-saras sudah mencapai 60%. Tapi kalo meleset kan ga jadi menang. Untuk itu kami akan berupaya memberikan sedikitnya 30% suara agar garansi kemenangan itu bisa diraih," kata Tommy.

Presidium Nasional 98, Akhmad Yuslizar juga akan memaksimalkan kekuatan para alumni 98 untuk melakukan supporting terhadap pasangan Mantan Sekda Tangsel dan mantan anggota DPR tersebut.

"Kebetulan jaringan kami di angkatan 98 banyak yang menjadi ketua alumni dan berdomisili di Tangsel. Nah itu akan kita berdayakan," ucap Yos sapaannya.

Kemudian Ketua DPC PDIP Tangsel Wanto Sugito membeberkan, dukungan politik untuk Muhamad-Saras tidak berhenti mengalir. Dari DPRD saja sudah ada 23 kursi. Ditambah lagi dengan relawan-relawan dari berbagai elemen.

"Seharusnya peluang Muhamad-Saraswati untuk menjadi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel sangat terbuka lebar," ujar Wanto.

Aktivis 98 dari UIN Jakarta ini meneruskan, Muhamad-Saras merupakan sosok pembaharuan yang bisa membuat Kota Tangsel lebih baik ke depannya.

"Semangat perubahan ada di kami. Kita akan menjadikan Tangsel sebagai kota percontohan yang dahsyat," tegas Wanto.[]

Berita terkait
DPRD: Isu SARA Pilkada Lurah Tangsel Bisa Dipecat
Dewan Perwakilan Raykyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel memberikan 2 rekomendasi ke Pemkot Tangseluntuk lurah yang menyebarkan isu SARA.
Lempar Isu SARA, Lurah Saidun Kena Panggil DPRD Tangsel
DPRD Kota Tangsel memanggil Lurah Saidun terkait pernyataannya di grup aplikasi WhatsApp yang melempar isu SARA.
Lurah di Tangsel Bikin Ulah Lempar Isu SARA di Pilkada
Lurah Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Saidun melempar Isu SARA di Pilkada Tangsel.
0
Bukan Corona, Ternyata Nyamuk Pembunuh Nomor 1 Dunia
Pakar IPB, Prof Upik Kesumawati Hadi menyebut masyarakat harus mewaspadai nyamuk, karena merupakan pembunuh nomor satu di dunia.