UNTUK INDONESIA

Pemkab Tangerang Beri Bantuan Permodalan Pelaku Usaha Kecil

Pemerintah Kabupaten Tangerang salurkan bantuan permodalan kepada pelaku usaha kecil Program Dampak Ekonomi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan secara simbolis bantuan permodalan tersebut. (Foto: Tagar/tangerangkab.go.id)

Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang salurkan bantuan permodalan kepada pelaku usaha kecil Program Dampak Ekonomi (PDE) melalui Sibamas kepada masyarakat Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten di Gedung Olahraga Kecamatan Balaraja Desa Saga, Balaraja pada Kamis 31 Desember 2020.

Manfaatkan bantuan PDE ini untuk tingkatkan ekonomi keluarga, dan jangan lupa patuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas ditengah pandemi Covid-19,

"Hari ini kita pantau pembagian bantuan Sibamas bagi masyarakat yang memiliki usaha Mikro terkena dampak ekonomi saat pandemi Covid-19, selain masyarakat yang memiliki usaha ada juga buruh yang terkena sampak PHK diwilayah balaraja," ucap Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan secara simbolis bantuan permodalan tersebut.

Bantuan yang disalurkan oleh Pemkab Tangerang melalui Sibamas kepada usaha mikro dan buruh yang terdampak PKH akibat Covid-19 dikatakannya guna pemulihan ekonomi masyarakat.

Rasyid mengatakan penerima bantuan di Kecamatan Balaraja ada sebanyak 626 yang dibagi menjadi 2 gelombang. Gelombang I sebanyak 83 penerima dan Gelombang II sebanyak 542 orang. Dirinya mengatakan diharapkan dengan bantuan ini dapat memulihkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tangerang.

"Manfaatkan bantuan PDE ini untuk tingkatkan ekonomi keluarga, dan jangan lupa patuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas ditengah pandemi Covid-19," tuturnya.

Samsul Romli kepala B Perencanaan Ekonomi Daerah BAPPEDA Kabupaten Tangerang pun menambahkan bantuan ini ialah salah satu upaya Pemda untuk membantu pemulihan ekonomi yang terkena dampak dari Covid-19.

"Kita berikan bantuan modal usaha, agar korban PHK dan Usaha Mikro yang terkena sampak mereka tetap bertahan tidak lari ke jurang kemiskinan," ucapnya.

Pada Kecamatan Balaraja sendiri data yang masuk pada Gelombang I yakni 83 penerima manfaat dan pada Gelombang II 542 penerima atau mengalami peningkatan hingga 653% dari target 3.000 usaha mikro mencapai 99% realisasi keuangan dan fisik sekitar 400%.

"Sibamas ini langkah tepat selain pemberdayaan wirausaha baru dan pemulihan usaha mikro yang mendongkrak perekonomian diwilayah hingga pelosok," ujarnya.

Bantuan disalurkan melalui Bank BJB sebesar Rp 2 juta hingga Rp 5 juta dengan proses tahapan awal yakni pendaftaran online hingga penyeleksian proposal.

Salah satu penerima, yakni Maemunah berusia 30 tahun mengatakan sebelumnya dia bekerja sebagai buruh di salah satu perusahaan sepatu terbesar di Balaraja namun karena adanya pandemi, perusahaanya bekerja terdampak dan mengharuskan melakukan pengurangan pegawai.

"Akibat Pandemi saya di PHK, sebelumnya bekerja di pabrik sepatu, cukup untuk menghidupi keluarga," ucapnya.

Kemudia dia mencoba untuk membuka usaha sendiri dengan berjualan ayam goreng dengan bantuan dari Pemda untuk menambah modal usahanya.

"Sekarang saya bisa usaha sendiri pak, menjual usaha ayam goreng sehari lumanyan 200 ribu hingga 500 ribu untuk menghidupi keluarga," ujar Maemunah. []

Berita terkait
Tanggul Irigasi Sepatan Jebol, Pemkab Tangerang Gerak Cepat
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang atasi dengan cepat tanggul irigasi Cisadane yang jebol.
Pemkab Tangerang Beri Bantuan Kepada Hotel & Restoran
Pemerintah Kabupaten Tangerang salurkan bantuan hibah pariwisata dari Kemenparekraf secara simbolis kepada hotel dan restoran.
Pemkab Tangerang Luncurkan Katalog UMKM Kecamatan Sepatan
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar launching Katalog Usaha Mikro Kecil Menengah Kecamatan Sepatan secara virtual.
0
Pemkab Tangerang Beri Bantuan Permodalan Pelaku Usaha Kecil
Pemerintah Kabupaten Tangerang salurkan bantuan permodalan kepada pelaku usaha kecil Program Dampak Ekonomi.