UNTUK INDONESIA
Pemilihan Wagub DKI Jakarta Ditunda Hingga April 2020
Pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta resmi ditunda untuk kedua kalinya hingga Senin, 23 Maret 2020.
Anies Baswedan (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) mengangkat jempol saat pendaftaran di KPUD DKI Jakarta, Jumat (23/9/2016). (Foto: Antara/Yudhi Mahatma)

Jakarta - Pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang rencananya digelar besok, Jumat, 27 Maret 2020, resmi ditunda. Penundaan ini adalah kali kedua setelah pemilihan wagub DKI pada Senin, 23 Maret 2020 batal digelar.

"Sudah diputuskan untuk ditunda," kata Anggota Panitia Pemilihan dari Fraksi PSI Eneng Malianasari kepada Tagar, Kamis, 26 Maret 2020.

Putusan itu keluar usai rapat Badan Musyawarah digelar pagi tadi di DPRD. Penundaan mempertimbangkan pencegahan sebaran virus corona atau covid-19 yang semakin banyak menelan korban di Jakarta.

Nurmansjah LubisNurmansjah Lubis menghadiri acara yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bertajuk Ngobrol Bareng Cawagub DKI pada Jumat, 6 Maret 2020 di Conclave Wijaya, Petogogan, Jakarta Selatan. (Foto: Tagar/Rully N Yaqin)

Per Kamis, 26 Maret 2020, pukul 10.56 WIB, pasien positif corona di seluruh dunia berjumlah 471.044 kasus. Sedangkan negara dan wilayah yang terpapar corona berjumlah 198 negara. Dari data tersebut, jumlah kematian mencapai 21.284 orang dan 114.228 orang dinyatakan sembuh.

Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pemantauan (PDP) dikutip dari corona.jakarta.go.id per Kamis, 26 Maret 2020, pukul 13.02 WIB, di Jakarta Barat berjumlah 304 orang, Jakarta Pusat berjumlah 230, di Jakarta Selatan berjumlah 445 orang, Jakarta Timur berjumlah 320 orang, dan Jakarta Utara berjumlah 318 orang.

Menurut Eneng, prinsip pencegahan penularan yang berpotensi terjadi di rapat paripurna menjadi pertimbangan. Setidaknya 106 anggota legislator ditambah pejabat pemerintah provinsi DKI diundang jika pemilihan tetap berlangsung.

Padahal, setiap anggota Dewan dan pejabat Pemprov itu tentu memiliki keluarga masing-masing. Jika terjadi penularan dalam paripurna, dampak sebaran virus semakin luas. "Jadi kita fokus pada penanganan corona dulu," kata Eneng.

Ahmad Riza PatriaAhmad Riza Patria menghadiri acara yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bertajuk Ngobrol Bareng Cawagub DKI pada Jumat, 6 Maret 2020 di Conclave Wijaya, Petogogan, Jakarta Selatan. (Foto: Tagar/Rully N Yaqin).

Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani menilai lembaganya dalam dilema sulit. Dia melihat Gubernur DKI Anies Baswedan butuh wakil menghadapi krisis pandemi tapi di sisi lain kumpulnya 106 anggota Dewan juga berisiko.

"Kita nggak tau apa yang terjadi ke depan, bisa saja saya kena, Pak Ketua DPRD atau Pak Gubernur. Siapa pun berisiko," ujarnya.

Tapi sebelum Bamus digelar, Penasihat Fraksi PAN ini telah menjatuhkan pilihan. Dia salah satu pendukung pemilihan wagub digelar besok, Jumat, 27 Maret 2020. "Warga Jakarta tidak boleh beresiko. Itu prinsip saya. Pemerintahan harus jalan. Pak gubernur perlu wakil, terlebih lagi saat ini! Lebih dibutuhkan lagi," katanya.

Tapi putusan Bamus tetap menunda pemilihan. Menurut Eneng, pemilihan wagub kembali diagendakan pada 6 April 2020.

Dengan demikian masa kerja Panitia Pemilihan akan ditambah. Penambahan ini karena masa kerja Panlih hanya 30 hari atau berkahir pada akhir Maret 2020. “Karena situasinya di luar kendali kita, jadi secara aturan kita masih boleh minta perpanjangan SK kami 14 hari ke depan," tutur dia. []

Berita terkait
Rapat Paripurna Pemilihan Wagub DKI Riskan Sebar Corona
Fraksi PKS dan Partai NasDem DPRD DKI Jakarta menyayangkan rencana rapat paripurna pemilihan Wagub DKI Jakarta yang riskan sebar corona (Covid-19).
2 Cawagub DKI Diberondong Pertanyaan 8 Anggota Dewan
Dua cawagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis diberondong pertanyaan delapan anggota
Ada Protokoler Corona saat Pemilihan Wagub Jakarta
DPRD DKI mengaku telah mempersiapkan protokoler corona saat pemilihan wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta.
0
Pemilihan Wagub DKI Jakarta Ditunda Hingga April 2020
Pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta resmi ditunda untuk kedua kalinya hingga Senin, 23 Maret 2020.