Untuk Indonesia

Pembubaran FPI, Kado Terindah Pemerintah untuk Rakyat

Irma Suryani Chaniago menanggapi pernyataan Haikal Hassan yang akan mengubah FPI Front Pembela Islam menjadi FPI Front Persatuan Islam.
Ilustrasi - Seorang anggota FPI atau Front Pembela Islam (kanan) memakai jaket FPI. (Foto: Tagar/WowKeren)

Oleh: Irma Suryani Chaniago*

Haikal Hassan menyatakan akan mengubah FPI (Front Pembela Islam) menjadi FPI Front Persatuan Islam. Mau diubah dengan nama apa pun, sepanjang ormas ini tidak berizin, tetap saja akan menjadi ormas liar. Demokrasi menjamin kebebasan berserikat dan bersuara, tapi selalu saya sampaikan bahwa demokrasi tidak boleh menafikan keadilan, dan keadilan itu sendiri adalah “hukum” demokrasi tidak boleh melanggar HAM karena HAM itu sendiri selain melindungi hak pelaku juga melindungi hak korban.

Dalam Demokrasi Pancasila, tidak boleh ada tempat untuk ormas yang perilakunya melanggar hukum dan HAM. Oleh karenanya dengan nama apa pun, ormas pembuat onar ini tidak boleh lagi ada di Indonesia.

Apa yang dilakukan pemerintah saat ini, dengan membubarkan FPI, terlepas ada pro dan kontra, adalah keputusan tepat dan berkeadilan. Kenapa saya sebut berkeadilan? Karena keberadaan ormas liar ini, tidak ada manfaat bagi bangsa dan negara. Akibat perilaku intoleran dan SARA (mengkafir-kafirkan yang tidak sepaham meski seiman dan yang tidak seiman, membunuh karakter orang dengan intimidasi massa) mencaci-maki pemerintah dan siapa pun yang dianggap tidak mendukung. Sungguh ormas liar ini berbahaya bagi keutuhan NKRI.

Selamat tahun baru, pembubaran FPI adalah kado terindah dari pemerintah untuk rakyat Indonesia. Bravo Pak Jokowi! Beavo Indonesia!

Bayangkan, para pendiri bangsa (founding father) dengan susah payah merekatkan bumi archipelago ini dengan Pancasila dan bhineka tunggal ika, lalu dinamakan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lalu ada oknum yang tidak pernah ikut memerdekakan Indonesia merasa berhak mengganti falsafah hidup bangsa dengan ideologi khilafah. Dan celakanya oknum ini didukung bohir-bohir yang merasa terganggu dengan keberadaan pemerintahan yang bersih. Juga dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang kebelet berkuasa dan yang ingin tetap berkuasa. 

Cukup sudah perilaku mubazir! Indonesia tahun 2021 harus bangkit dari side effect pendemi Covid-19 yang menghancurkan ekonomi Indonesia khususnya dan dunia umumnya. Bangsa dan Negara ini harus bangkit kembali, oleh karena itu, pemerintah jangan ragu mengambil tindakan tegas pada semua ormas dan oknum perongrong negara! Jangan pedulikan mulut-mulut nyinyir oknum-oknum yang hobi membuat gaduh dan fitnah.

Selamat tahun baru, pembubaran FPI adalah kado terindah dari pemerintah untuk rakyat Indonesia. Bravo Pak Jokowi! Beavo Indonesia!

*Politisi Nasdem Non-aktif

Berita terkait
Resmi Dibubarkan Pemerintah, FPI Berganti Nama
Pemerintah resmi membubarkan dan melarang Front Pembela Islam (FPI) pada 30 Desember 2020. FPI langsung bergerak cepat menganti namanya.
Mahfud: Ada Video yang Menunjukkan Bahwa FPI Mendukung ISIS
Mahfud MD membeberkan sebuah video yang isinya ada anggotan FPI mendukung ISIS.
Denny Siregar dan Bisik-bisik Istana Sebelum FPI Dibubarkan
Ada bisik-bisik Istana sebelum FPI dibubarkan. Bisik-bisik tak selalu hal serius politik. Pembisik itu orang hebat di balik Jokowi. Denny Siregar.
0
PPKM Mikro Seluruh Provinsi di RI Resmi Berlaku Hari Ini
Pemerintah resmi memberlakukan PPKM di seluruh Provinsi Indonesia per 1 Juni hingga 14 Juni 2021 untuk menekan penyebaran Covid-19 di Tanah Air.