Jakarta - Prancis mengawali laga di Piala Dunia wanita 2019 dengan hasil gemilang. Kemenangan telak 4-0 atas Korea Selatan di pertandingan Grup A menjadi langkah pertama meraih mimpi menyatukan gelar di Piala Dunia. 

Tim pria sudah melakukannya di Piala Dunia 2018. Kini sukses Kylian Mbappe dkk ingin diikuti Eugenie Le Sommer dkk saat bertindak sebagai tuan rumah. 

Menariknya, Prancis menjadi juara dunia untuk kali pertama juga saat menjadi tuan rumah. Saat itu, Prancis yang dimotori Zinedine Zidane merebut Piala Dunia 1998 setelah di final mengalahkan Brasil 3-0. 

Di Piala Dunia wanita atau disebut La Coupe du Monde Feminine, Prancis mengawalinya dengan sangat baik. Di laga pembukaan yang disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron, tuan rumah tampil maksimal dengan meraih kemenangan besar. 

Kami membuktikan bila Prancis sudah sepenuhnya siap. Tetapi ini merupakan langkah pertama yang baru diambil. Kami butuh enam langkah lagi untuk memenuhi ambisi kami

Striker Eugenie Le Sommer mengawali pesta kemenangan Les Bleus dengan mencetak gol saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Ini merupakan gol ke-74 dari Le Sommer. Striker Lyon ini hanya butuh delapan gol lagi untuk melewati rekor gol Marinette Pichon (81) sekaligus menjadikannya sebagai top scorer sepanjang sejarah tim nasional Prancis. 

Selanjutnya, bek tengah Wendie Renard memborong dua gol yang memperbesar keunggulan Prancis. Terakhir, kapten Amandine Henry memantapkan kemenangan tuan rumah menjadi 4-0. 

Pelatih Corinne Diacre Senang 

Pelatih Corinne Diacre mengaku senang dengan kemenangan pertama yang diraih tim di laga pembukaan Piala Dunia. Namun menurut dia, ini merupakan langkah awal dari upaya Prancis menjadi juara dunia untuk kali pertama. 

"Kami membuktikan bila Prancis sudah sepenuhnya siap. Tetapi ini merupakan langkah pertama yang baru diambil. Kami butuh enam langkah lagi untuk memenuhi ambisi kami. Jadi, kami tetap harus berpijak di tanah," kata Diacre. 

Di laga tersebut, Diacre menekankan kepada pemain agar tidak terbebani. Apalagi, mereka tampil di kandang sendiri dengan dukungan dari sekitar 45 ribu penonton yang memadati stadion. 

"Pertandingan ini benar-benar luar biasa. Semboyan kami adalah menikmati pertandingan. Bila Anda menikmatinya, maka semua akan berjalan dengan baik," ujar Diacre. 

Kemenangan atas Korsel menjadikan Prancis menduduki puncak klasemen Grup A dengan poin tiga. Di grup itu, mereka bersaing dengan Nigeria dan Norwegia. Di laga selanjutnya, Kamis 13 Juni 2019 dini hari WIB, Prancis menghadapi Norwegia. []

Berita sebelumnya: