UNTUK INDONESIA
Pelajar SMP Jambret di Sleman Babak Belur Dikeroyok
Dua penjambret dimassa usai terjatuh dari motor yang dinaikinya. Salah satu pelaku masih berusia 16 tahun atau pelajar SMP.
ilustrasi jambret (kanalkalimantan/Tagar/Ridwan Anshori)

Sleman - Dua penjambret dimassa Rabu 5 Februari 2020 malam. Motor yang dikendarainya terperosok jatuh setelah membawa lari tas milik korban Septyana Wulandari 26 tahun, warga Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta. Kedua jambret ini menjadi bulan-bulanan di Jalan Pakem-Cangkringan, dusun Karangpakis, Wukirsari, Cangkringan, Sleman.

Kedua penjambret ini berinisial AS 23 tahun warga Manggungsari, Wonokerto, Kecamatan Turi dan MD 16 tahun, warga Turi, Relokasi Pelem, Girikerto, Kecamatan Turi. Pelaku inisial MD ini masih berstatus pelajar SMP.

Kapolsek Cangkringan Ajun Komisaris Polisi Samiyono, didampingi Kanit Reksrim Polsek Cangkringan Inspektur Satu Sutriono membenarkan kejadian tersebut. "Kedua pelaku sudah diamankan. Masih dalam pengembangan barang kali ada TKP lainnya," katanya kepada wartawan, Kamis 6 Februari 2020.

Penjambretan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Korban hendak pergi memenuhi undangan di Karangpakis, Wukirsari. Namun pada saat korban hendak belok masuk Dusun Karangpakis, tiba tiba dari belakang dipepet dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor Kawasaki KlX. Pelaku MD yang masih SMP langsung menarik tas di pundak kiri korban.

Sebelum tas korban berpindah tangan secara paksa, korban dan pelaku saling tarik menarik tas. Namun, upaya korban mempertahankan tas miliknya tak membuahkan hasil. Setelah berhasil mengambil tas itu, tersangka langsung tancap gas ke arah utara. "Korban kalah kuat mempertahankan barang miliknya sehingga pelaku berhasil membawa kabur tas korban," katanya.

Saat dua penjambret ini kabur, mereka melewati jalan yang menikung tajam. Sepeda motor yang dikendarai pelaku tiba-tiba kehilangan keseimbangan yang mengakibatkan motor pelaku terperosok masuk halaman rumah warga. Korban yang berusaha mengejar akhirnya meminta tolong warga dan meneriaki jambret.

Korban kalah kuat mempertahankan barang miliknya sehingga pelaku berhasil membawa kabur tas korban.

Warga yang emosi langsung menghajar dua penjambret ini. Beruntung aksi main hakim itu dapat dilerai oleh polisi yang datang ke lokasi kejadian. Pelaku dan barang bukti kemudian digelandang ke Polsek Cangkringan.

Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti sepeda motor KLX AB 5207 DN milik pelaku, dan tas milik korban yang berisi handpone seharga Rp 4 juta, dompet berisi uang Rp 550 ribu. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian Rp 4,5 juta.

Jambret SlemanSalah satu pelaku penjambretan digelandang ke Polsek Cangkringan, Rabu 5 Februari 2020 malam. (Foto: Dok Polsek Cangkringan/Tagar/Evi Nur Afiah)

Kapolsek Turi AKP Samiyono mengatakan untuk menghindari kejadian serupa, diimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, apalagi saat melintas di jalan sepi dan minim penerangan. Selama ini polisi terus melakukan patroli rutin.

"Patroli rutin selalu dilakukan, tapi ya namanya pelaku kejahatan selalu beraksi saat ada kesempatan. Untuk itu masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati, tidak usah keluar malam kalau tidak ada kepentingan mendesak," ucapnya.

Akibat ulahnya, MD mengalami patah tulang paha kanan karena terjatuh dari sepeda motor. Saat ini masih menjalani perawatan medis. Keduanya saat ini masih menjalani pememriksaan di Polsek Cangkringan. Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka terancam dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Mereka diancam hukuman maksimal 9 tahun penjara. []

Baca Juga:

Berita terkait
Pengakuan Penjambret Ponsel Dua Titik di Kulon Progo
Kuli bangunan asal Kulon Progo dua kali menjambret ponsel. Hasil jarahannya tidak dijual, tapi digunakan sendiri karena pengen punya ponsel.
Pejambret Kepergok Belanja Online Pakai HP Curian
Belanja online satu unit laptop pakai ponsel hasil curian, dua penjambret tak berkutik dibekuk polisi.
Ibu dan Anak di Yogyakarta Korban Jambret Pagi Hari
Seorang ibu saat bersama anak dijambret pada saat jalan-jalan pagi. Pelaku berpura-pura tanya alamat, saat lengah lalu beraksi.
0
Eks Camp Vietnam Bakal Dipakai Pasien Virus Corona
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyiapkan rumah sakit khusus pasien virus corona.