UNTUK INDONESIA
Pelajar Makassar Tawuran Bawa Parang dan Busur
Sekelompok pelajar terlibat tawuran di area Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Makassar. Ini penyebabnya.
Polisi membubarkan tawuran SMA 11 Makassar, Rabu 26 Februari 2020. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Makassar - Sekelompok pelajar terlibat tawuran di area Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Makassar, di Jalan A Mappaodang, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulsel, Rabu, 26 Februari 2020. Mirisnya, pelajar SMA ini tawuran menggunakan senjata tajam.

Aksi tawuran sekelompok pelajar ini terjadi sekitar pukul 11.00 WITA. Pelajar yang masih berseragam sekolah ini tawuran dengan saling lempar batu hingga saling kejar-kejaran menggunakan senjata tajam jenis parang dan anak panah busur.

Tawuran antar siswa kelas 2 dan 3. Mereka saling kejar dan lempar batu di dalam sekolah.

Bhabinkamtibmas Polsek Tamalate Makassar, Bripka Irwan mengatakan, sekelompok pelajar yang tawuran ini antara kelas 2 dan kelas 3 di SMA Negeri 11 Makassar. Tawuran antar kelas ini karena adanya permasalahan sebelumnya, yaitu salah seorang pelajar kelas 2 dipukul oleh pelajar kelas 3.

Pecah KacaSejumlah kaca sekolah pecah akibat tawuran. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

"Tawuran antar siswa kelas 2 dan 3. Mereka saling kejar dan lempar batu di dalam sekolah," kata Irwan saat ditemui di lokasi kejadian.

Irwan mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya keributan di SMA Negeri 11 Makassar, pihaknya langsung ke lokasi kejadian dan membubarkan tawuran itu. Sekelompok pelajar yang masih berseragam sekolah itu, tawuran saling serang, lempar batu dan kejar-kejaran membawa senjata tajam.

Melihat tawuran makin brutal, Bripka Irwan mengaku jika pihaknya terpaksa mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan ke udara, agar sekelompok pelajar ini membubarkan diri. Pada saat tawuran itu, pelajar lainnya sementara mengikuti proses belajar mengajar. Akibatnya, mereka ini ketakutan dan berhamburan menyelamatkan diri.

"Saya terpaksa berikan tembakan peringatan agar mereka bubar, karena sejumlah pelajar ini bawa senjata tajam, sudah mengancam temannya sendiri," jelasnya.

Akibat keributan itu, sejumlah fasilitas sekolah seperti kaca ruangan kelas pecah, karena lemparan batu dan juga salah seorang pelajar serta wakil kepala kesiswaan menjadi korban. Dia mengalami luka akibat terkena batu dan serpihan kaca yang pecah.

"Ada tiga kelas yang kacanya pecah karena dilempar batu. Kami amankan dua siswa karena ikut terlibat tawuran dan pelajar ini telah dibawa ke Mapolsek Tamalate. Sementara itu, seluruh siswa kini dipulangkan agar kejadian tersebut tidak meluas," tutupnya. []

Berita terkait
Buruh Bangunan di Makassar Tewas Terjatuh
Seorang pekerja bangunan tewas bersimbah darah setelah terjatuh dari lantai tiga bangunan yang sementara dikerjakan di Makassar.
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Dispora Makassar
Polrestabes Makassar sedang melakukan penyelidikan dugaan tindakan pidana korupsi di Dispora kota Makassar.
Polisi Memburu Peneror Sperma di Makassar
Pihak kepolisian dari Polrestabes Makassar kini menyelidiki pelaku peneror sperma ke gadis remaja di kota Makassar.
0
Aksi Kocak Maling Ponsel Dikejar-kejar Warga di Sleman
Kejar-kejaran maling ponsel di Sleman menyisakan gelak tawa. Si pencuri sempat terjatuh di lokasi hajatan, tamu pun menolongnya.