Pasien Terpapar Covid-19 di NTT Bertambah 12 Orang

Jumlah pasien terpapar Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah 12, jadi totalnya menjadi 30 orang.
Ilustrasi sampel pasien virus Covid-19. (Foto: Tagar/Ilustrasi)

Kupang - Jumlah pasien terpapar Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah. Jadi total ada 30 pasien Covid-19 plus. Dua pasien sembuh dan satu pasien telah meninggal dunia.

Berdasarkan laporan dari laboratorium biomolekul RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang dari 92 spesimen swab yang diperiksa diketahui ada 11 swab yang posistif  Covid-19, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Domi M.Mere, dalam keterangan tertulis yang diterima Tagar, Rabu 13 Mei 2020.

Dari 30 kasus positif Covid-19 tersebut, dua orang sembuh dan satu orang meninggal.

Domi Mere merinkan, swab rujukan rumah sakit daerah Komodo ada sembilan orang yang berasal dari kluster Gowa. Satu orang positif Covid-19 rujukan dari rumah sakit Ende kluster Gowa. Satu orang positif Covid-19 rujukan dari rumah sakit daerah Soe kluster Magetan.

Ia mengatakan, berdasrkan informasi yang diterima dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Republik Indonesia (RI) Jakarta ada satu orang positif Covid-19 dari Kabupaten Sumba Timur – Waingapu dari kluster baru STT Grogol Jakarta. Oleh karena itu, lanjut dia, penambahan Covid-19 hari ini ada 12 sehingga total NTT berjumlah 30, sebelumnya 18.

"Dari 30 kasus positif Covid-19 tersebut, dua orang sembuh dan satu orang meninggal," kata Domi Mere.

Dia menambahkan, untuk pasien Covid-19 yang baru ada beberapa orang yang sudah dirawat dan khusus untuk pasien di Labuan Bajo sudah dikoordinasikan dengan Bapak Gubernur dan Bapak Bupati Manggarai Barat untuk dilakukan isolasi di RSUD Komodo dan rumah sakit Siloam Labuan Bajo.

Menurut dia, jumlah pasien Covid-19 begitu meningkat dengan tajam, hal ini karena frekuensi pemeriksaan sampel swab di NTT semakin cepat, sehingga hasil pemeriksaan swab yang dikirim dari kabupaten dapat diketahui dengan cepat."Satu kasus psistif Covid-19 di Ende saat ini sudah diisolasi di RSUD Ende dan juga satu pasien di TTS sudah kami koordinasikan dengan kabupaten untuk segera melakukan tresing dan isolasi di RSUD Soe dan RSUD di Sumba Timur Waingapu," ujar Domi Mere.

Menurut dia, jumlah pasien Covid-19 begitu meningkat dengan tajam, hal ini karena frekuensi pemeriksaan sampel swab di NTT semakin cepat, sehingga hasil pemeriksaan swab yang dikirim dari kabupaten dapat diketahui dengan cepat.

"Ada beberapa wilayah yang dalam pemeriksaan laboratorim terutama dari Kabupaten Sikka yang jumlah cukup banyak dari sampel swab yaitu 70an dikirim dan saat ini dilakukan pemeriksaan swab di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johanes Kupang," ujarnya.

Dia berharap agar secepatnya hasil ini dapat diketahui agar teman-teman di daerah cepat melakukan pencegahan maupun penyelidikan, penulusuran epidimolgi supaya upaya penanganan dapat dilakukan secara kolaboratif untuk seluruh unsur gugus tugas di kabupaten/kota se NTT.

"Kami masih punya pekerjaan rumah adalah rujukan swab yang dikirim baik ke laboratorium EGMAN, maupun laboratorium Puslitbangkes dan BPTKL Surabaya. Memang saat ini masih diperiksa dan mudah-mudahan informasinya kita dapatkan dengan cepat," ucap dokter Domi Mere. []

Berita terkait
Pagi Sunyi di Arumba Manggarai Timur NTT
Sunyi menyergap pagi di pengujung Maret 2020, seperti tak ada kehidupan di sudut Arumba di Manggarai Timur NTT pada masa pandemi Covid-19
Enam Kabupaten Kota Zona Merah Covid-19 di NTT
Penyebaran Covid-19 di Provinsi NTT semakin luas. Hingga kini sudah ada enam kabupaten/kota kategori zona merah Covid-19.
Warga NTT Tolak Bantuan, Pesan Bagi Para Koruptor
Sejumlah warga di Nusa Tenggara Timur menolak bantuan Sembako dan BLT dari pemerintah pusata. Ini alasannya.
0
Tips Mencegah Keriput Pada Usia Muda
Semakin cepat mencegah keriput pada kulit wajah semakin baik hasil yang Anda dapatkan sebab keriput yang dibiarkan membuat tampilan tampak tua.