Pasien di Wisma Atlet Kian Bertambah Jadi 2.380 Kasus

Jumlah pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran , Jakarta Pusat, kembali bertambah 80 orang per hari ini.
Varian Omicron. (Foto: Tagar/Hotnews)

Jakarta - Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego mengungkapkan bahwa jumlah pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran , Jakarta Pusat, kembali bertambah 80 orang per hari ini.

"Pasien Covid dari 2.300 pasien bertambah 80 orang menjadi 2.380 pasien. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan perawatan secara intensif," katanya.


"Perlu adanya penekanan terhadap protokol kesehatan, sehingga penyembuhan pasien yang sedang dirawat dapat terjadi pengurangan jumlah yang signifikan.


Berdasarkan data yang ada, terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai 14 Januari 2022, jumlah pasien terdaftar total mencapai 133.344 orang. Sementara jumlah pasien sembuh dan keluar dari RSDC Wisma Atlet total berjumlah 130.964 orang.

Mintoro mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona ini. 

"Perlu adanya penekanan terhadap protokol kesehatan, sehingga penyembuhan pasien yang sedang dirawat dapat terjadi pengurangan jumlah yang signifikan. Untuk itu, masyarakat harus patuh menjaga kesehatan," katanya.[]

Baca Juga:

Berita terkait
Omicron Picu Penurunan Tajam Penjualan Tiket Pesawat
Mereka menyalahkan pemerintah karena "bereaksi berlebihan" terhadap varian Omicron dengan menutup perbatasan
BOR Rumah Sakit Jadi Indikator Utama RI Hadapi Omicron
Menko Luhut menilai, dari hasil pengamatan terhadap pengalaman negara lain, puncak varian omicron mencapai puncaknya dalam kisaran waktu 40 har.
Positivity Rate Omicron Kedatangan Luar Negeri 65 Kali Transmisi Lokal
Pemerintah terus mengamati peningkatan deteksi atau surveilans dari jumlah kasus Omicron terutama dari PPLN yang tiba di Tanah Air
0
Tekan Kekuatan, UOB Group Akuisisi Bisnis Consumer Citigroup
UOB telah membuat kesepakatan dalam mengakuisisi bisnis consumer dari Citigroup di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.