UNTUK INDONESIA
Pasar Induk Gowa Siapkan Antiseptik dan Air Mengalir
Antisipasi Corona, Pasar Induk Minasamaupa Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menyiapkan antiseptik dan penampungan air mengalir untuk para pedagang.
Pengunjung pasar induk Minasamaupa mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun yang disediakan pengelola pasar.(Foto: Tagar/Afrilian Cahaya Putri)

Gowa - Pengelola Pasar Induk Minasamaupa Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menyiapkan antiseptik dan penampungan air mengalir untuk para pedagang dan pengunjung pasar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19 atau lebih dikenal virus corona.

Muda-mudahan aksi ini bisa diikuti secepatnya oleh pengelola pasar yang ada di kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib mengatakan, dengan membiasakan diri untuk hidup bersih, khususnya rajin mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu cara memutus rantai penyebaran virus corona.

"Aksi tanggap cepat yang dilakukan kepala Pasar Induk Minasamaupa Zainuddin Langke Daeng Tompo ini sangat kami apresiasi. Muda-mudahan aksi ini bisa diikuti secepatnya oleh pengelola pasar yang ada di kabupaten Gowa," kata Andi Sura, Rabu 24 Maret 2020.

Sementara itu kepala pasar induk Minasamaupa, Zainuddin Langke mengaku apa yang dilakukannya ini adalah upaya mengantisipasi penyebaran virus corona yang sesuai dengan instruksi Bapak Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan.

Untuk upaya antisipasi,  pihak pasar telah menyiapkan sebanyak 12 ember penampungan air mengalir disetiap pintu masuk dan keluar pasar.

"Jadi kita siapkan penampungan air yang mengalir dan sabun Dettol. Setiap pedagang dan pembeli bisa memanfaatkan itu untuk mencuci tangan, sebab salah satu cara yang ampuh membasmi virus corona yakni dengan mencuci tangan dengan sabun," ucap Zainuddin Langke.

Dia melanjutkan, mulai besok pihaknya juga akan membagikan masker dan sarung tangan kepada para pedagang ikan, daging, ayam dan sayur-sayuran. "Kita juga akan bagikan masker dan sarung tangan," tambahnya.

Sebelumnya Disperdastri Gowa telah mengeluarkan delapan poin imbauan yang harus dipatuhi para penghuni pasar, salah satunya adalah menjaga kebersihan diri dan pasar.

"Iya ada delapan poin imbauan yang harus dipatuhi para pedagang maupun pembeli. Jadi perlu diingat bahwa hingga kini belum ada kebijakan pemerintah untuk menutup aktivitas pasar, namun para pedagang dan pembeli diharapkan dapat mematuhi delapan poin imbauan demi keselamatan kita bersama di tengah merebaknya wabah corona," ujarnya. []

Berita terkait
Disperindag Gowa Imbau Warga Kurangi ke Pasar
Cegah virus corona, Dinas Perdagangan (Disperindag) Gowa, imbau warga kurangi kunjungan ke pasar
Bayi di Gowa ODP, Dua Pasien Lainnya Tes Swab
Seorang bayi di Kabupaten Gowa, masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) terjangkit Virus Covid-19.
WNA Ijtima Asia di Gowa Dipulangkan
Warga negara asing (WNA) peserta Ijtima Jemaah Tabligh Se-Asia di Kabupaten Gowa, Sulsel, mulai dipulangkan ke negara asal secara bertahap.
0
Pasien Meninggal, RSUD Dairi Diminta Akui Kesalahan
Meninggalnya seorang pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara pada Rabu, 29 April 2020 ada kelalaian.