UNTUK INDONESIA
Papua Rekrut 36.000 Relawan untuk PON XX
Perekrutan petugas penghubung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua resmi dibuka. Ini persyaratannya.
Staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Provinsi Papua, Ani Rumbiak (tengah) didampingi Ketua KONI Papua Kenius Kogoya serta pihak terkait memukul Tifa pertanda dibukanya perekrutan volunteer dan laison officer PON XX Papua 2020. (Foto: Tagar/Paul Manahara Tambunan)

Jayapura - Rekrutmen relawan dan liasion officer (petugas penghubung) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 resmi dibuka, Kamis 28 November 2019.

Sebanyak 36.000 relawan termasuk petugas penghubung ditargetkan dalam mensukseskan pelaksanaan perhelatan olahraga nasional yang dijadwalkan pada Oktober 2020 mendatang.

Rekrutmen yang digelar di salah satu hotel di Kota Jayapura itu dibuka oleh staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia (SDM) Provinsi Papua, Ani Rumbiak, mewakili Gubernur Lukas Enembe.

SDM Pemuda yang matang harus senantiasa bertumpu pada pengembangan wawasan kebangsaan dan kenegaraan.

Dalam sambutannya, Ia mengharapkan para pemuda menjadi pionir dalam mengawal dan melaksanakan pesta olahraga bergengsi yang digelar setiap empat tahun itu.

“SDM Pemuda yang matang harus senantiasa bertumpu pada pengembangan wawasan kebangsaan dan kenegaraan, pengetahuan ilmiah, serta profesionalitas keterampilan kerja. Sehingga mampu memberikan pengabdian pada kepentingan nasional secara bermartabat dan bertanggungjawab,” pesannya kepada para calon relawan yang hadir.

Dia pun mempercayakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua sebagai ujung tombak dalam menggalang hingga proses rekrutmen relawan tersebut.

Sementara itu, Ketua KNPI Papua Alberto Gonzales Wanimbo menyebut 36.000 relawan dan petugas penghubung dalam PON itu akan disebar di tiga klaster, yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke dan Timika.

“Rekrutmennya pun akan kita lakukan di tiga klaster itu. Semua relawan berasal dari Papua,” jelasnya kepada sejumlah wartawan di sela pembukaan rekrutmen.

Proses perekrutan, papar Alberto, dimulai dari kelengkapan administrasi calon relawan dan petugas penghubung, apel akbar seluruh volunteer PON Papua, pelatihan dan pembekalan, hingga penempatan setiap volunteer yang lolos seleksi di masing-masing klaster dan cabang olahraga.

Informasi yang diperoleh Tagar, perekrutan dan seleksi penerimaan volunteer berlangsung sampai 10 Desember 2019. Selain volunteer, PON juga melibatkan siswa SMP dan SMA saat acara pembukaan dan penutupan. Sementara untuk tenaga pendukung lainnya seperti cleaning service, melibatkan kalangan masyarakat umum.

Rekrutmennya pun akan kita lakukan di tiga klaster itu. Semua relawan berasal dari Papua.

“Sedangkan syarat untuk Liason Officer wajib mempunyai gelar sarjana,” jelas Alberto seraya menyebut 37 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON XX nanti.  

Adapun panitia rekrutmen relawan yakni Pengurus Besar PON XX Papua 2020 dan KNPI Papua. Dua organ ini bekerja dan berkoordinasi dengan Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua. []

Baca juga:

Berita terkait
Kapolda Papua Barat Diganti, Menjabat Hanya 8 Bulan
Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap perwira tinggi dan menengah di Polri.
Polisi Tangkap Terduga Teroris di Papua
Polisi menangkap seorang terduga teroris di Perumahan Grand Doyo Sentani, Distrik Waibu di Kabupaten Jayapura, Papua.
BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Papua Mulai Membaik
Pertumbuhan ekonomi Papua mengalami kontraksi sebesar -15,11 persen pada triwulan III 2019.
0
Buron, KPK Minta Bantuan Interpol Buru Harun Masiku
Ketua KPK Firli Bahuri mengaku telah menandatangani surat permintaan bantuan kepada Sekretariat National Central Bureau (NCB)-Interpol Indonesia.