UNTUK INDONESIA
Papua Nugini Dukung Papua dan Papua Barat Bagian NKRI
Pemerintah Papua Nugini menegaskan aksi demo masyarakat Papua Nugini yang menyatakan referendum bagi Papua bukan sikap pemerintah.
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima map berisi saran dari perwakilan tokoh Papua Abisai Rollo (kiri) dalam pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 10 September 2019. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta - Pemerintah Papua Nugini menegaskan aksi demo masyarakat Papua Nugini yang menyatakan dukungan terhadap referendum bagi Papua dan Papua Barat untuk berpisah dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bukan merupakan sikap pemerintahnya.

"Menteri Luar Negeri Papua Nugini Soroi Marrepo secara langsung menegaskan sikapnya, bahwa pemerintahannya selalu mendukung Papua dan Papua Barat adalah bagian dari NKRI," kata Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Satya Widya Yudha di Port Moresbby, Papua Nugini seperti dilansir dari Antara.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, justru Soroi berharap eskalasi politik yang terjadi di tanah Papua tidak akan membesar serta terselesaikan secara damai dan bijaksana oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Itu clear, disampaikan langsung kepada kami delegasi DPR RI," tuturnya.

Papua KitaPenari Papua berpose sebelum tampil dalam acara Papua Adalah Kita di halaman Museum Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta, Jumat 6 September 2019. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A)

Selain membicarakan isu gejolak Papua, delegasi Komisi I DPR RI juga menyinggung peningkatan kerja sama bilateral pemerintahan dan parlemen antara kedua negara. Menurutnya, hubungan baik yang sudah terjalin selama ini di bidang ekonomi dan budaya harus terus ditingkatkan.

"Termasuk hubungan parlemen kedua negara. Salah satunya, perlu diwujudkan adanya penerbangan langsung dari Indonesia ke Papua Nugini," ujarnya. []

Berita terkait
Jokowi Bangun Istana Papua dengan Arsitektur Nusantara
Untuk mewujudkan “Bhinneka Tunggal Ika” dalam rajutan NKRI keberagaman akan lebih kental jika kelak di Istana Papua itu ada enam rumah ibadah
Kronologi Papua Bergejolak 28-31 Agustus 2019
Percikan di Surabaya membuat Deiyai dan Jayapura membara. Berikut kronologi Papua bergejolak 28-31 Agustus 2019 hingga akhirnya mereda.
Foto: Putra Papua Lolos Prakualifikasi PON XX
Event prakualifikasi itu diikuti oleh 184 atlet dari 19 provinsi, yang digelar pada 14-15 September 2019. dibagi dalam 2 kelas, 125 dan 250 cc.
0
Anggota Polres Maros Diimbau Tidak Coba Narkoba
Kasat Narkoba Polres Maros mewanti-wanti anggotanya untuk tidak coba-coba menggunakan narkoba.