UNTUK INDONESIA
Paparan Radioaktif di Perumahan Batan Indah Tangsel
BAPETEN temukan paparan radioaktif di Perumahan Batan Indah, Kota Tangsel. Otoritas setempat imbau masyarakat tenang dan beraktivitas seperti biasa
Benyamin Davnie Wakil Wali Kota Tangsel saat mengunjungi lokasi paparan radiasi dari benda radioaktif (Foto: Tagar/Alfi Dinilhaq)

Kota Tangsel - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menemukan tanah di sebuah lapangan di Perumahan Batan Indah, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mengandung radioaktif. Temuan ini pertama kali diketahui dari pengecekan rutin BAPETEN pada akhir Januari 2020.

Setelah diketahui bahwa di lapangan itu ada radiasi dari benda radioaktif, BAPETEN dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) memasang safety perimeter agar warga tidak masuk ke lokasi paparan radiasi dan juga berfokus untuk mensterilkan lokasi agar warga tidak terpapar radiasi.

Abdul Kohar, Kepala Bagian Komunikasi Publik dan Protokol BAPETEN mengatakan bahwa paparan radioaktif di Perumahan Batan Indah dikhawatirkan akan diterima masyarakat sekitar. "Sebenarnya isu utama dari masalah di Batan Indah adalah paparan radiasi yang dikuatirkan akan diterima warga dengan keberadaan sumber tersebut," Abdul Kohar, Sabtu, 15 Februari 2020.

Sementara Indra Gunawan, Kepala Biro Hukum, Kerja sama dan Komunikasi Publik, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), mengatakan bahwa paparan radiasi berawal dari peralatan yang menemukan paparan radiasi di Perumahan Batan Indah. "Kita ketahui dari peralatan kita pada saat melakukan pemeriksaan reguler pengukuran background di wilayah ini. Lalu diketahui ada paparan radiasi yang meningkat sehingga tim memutuskan melokalisir daerah ini," ujar Indra.

Ditambahkan oleh Indra bahwa radioaktif tersebut bernama bernama cesium 137 dan jika terpapar berlebih ke manusia akan menimbulkan bahaya. "Secara umum akan bahaya karena memancarkan radiasi dari jumlah tertentu dan tidak baik untuk kesehatan. Secara umum radiasi juga bisa jadi penyebab kanker dan kedua mandul," tambah Indra.

Menanggapi hal itu Pemkot Tangsel melalui Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie langsung meninjau lokasi paparan radiasi nuklir di Perumahan Batan Indah pada Sabtu, 15 Februari 2020. 

Dia meminta kepada warga Batan Indah untuk tetap tenang dalam menyikapi radiasi radioaktif karena hal ini sudah ditangani oleh tim ahli. "Masyarakat Tangsel khususnya Batan Indah tenang saja, lakukan aktivitas seperti biasa. Karena ini sudah ditangani yang ahli, tidak perlu gelisah dan tidak perlu berasumsi pendapat masing-masing. Cari informasi akurat dan yakin ini sudah ditangani dengan baik," jelas Benyamin.

bapeten2Sebuah lapangan yang terdapat paparan radioktif yang dipasang garis polisi di Perumahan Batan Indah, Kota Tangsel, Banten, akhir Januari 2020 (Foto: Tagar/Alfi Dinilhaq).

Lebih lanjut Benyamin mengatakan bahwa Pemkot Tangsel dan BATAN akan terus berkoordinasi dalam menangani munculnya radioaktif atau radiasi nuklir. Ia juga menekankan bahwa paparan tidak berbahaya dan bukan berasal dari reaktor nuklir di Puspiptek.

"Kami sebatas hubungan pemerintah dengan masyarakat. Kalau Batan punya prosedur sendiri memang diluar otoritas Pemkot. Kembali saya himbau tenang saja untuk warga dan Ini belum pernah terjadi seperti ini, yang pasti ini tidak ada kaitannya sama reaktor yang dibelakang (Puspiptek) itu dijamin oleh Batan," ujar Benyamin. []

Berita terkait
Gempa–Tsunami Sulteng, Bapeten Pastikan Palu Aman Radiasi Nuklir
“Kami sudah melakukan pengecekan di sana, kami pastikan aman,” kata Kepala Bapeten Jazi Eko Istianto.
0
Gara-Gara Corona, Tarif Listrik Tak Naik 3 Bulan
Kementerian ESDM memutuskan tidak akan menaikan tarif listrik (tariff adjustment) dalam tiga bulan ke depan lantaran virus corona.