Pantai Batu-batu Makassar, Kerap Dijadikan Pesta Ganja dan Seks

Pantai Batu-batu, salah satu pantai untuk berburu panorama sunset di Kota Makassar. Namun sayang sering disalahgunakan.
Pantai batu-batu, belakang Trans Studio Mal Makassar. (Foto: Tagar/Ist)

Makassar - Pantai Batu-batu, salah satu pantai untuk berburu panorama sunset di Kota Makassar. Tapi sayang, pantai yang berada dibelakang Trans Studio Mal (TSM), Jalan Danau Tanjung Bunga, Kota Makassar Sulawesi Selatan ini, kerap disalahgunakan.

Salah satu destinasi wisata yang tidak jauh dari Pantai Losari Makassar tersebut, kerap dijadikan pesta alkohol dan narkotika jenis ganja oleh sekelompok pemuda. Parahnya lagi, pantai yang identik hamparan batu itu juga, konon kerap dijadikan pesta seks.

Memang lokasi itu, sangat rawan dijadikan pesta narkotika, alkohol dan pesta seks.

Spot untuk menikmati sunset ini memang menjadi salah satu lokasi strategis berbuat kejahatan, seperti berpesta ganja. Soalnya, Pantai Batu-batu jauh dari keramaian atau tempatnya sepi.

Polrestabes Makassar kerap melakukan patroli di spot sunset itu, dan mendapati sekelompok anak remaja berpesta ganja bahkan alkohol.

Dantim Penikam Polrestabes Makassar, Ipda Arif Muda mengatakan, jika pihaknya kerap menemukan dan mengamankan sekelompok anak remaja yang berpesta narkotika hingga minuman beralkohol di lokasi tersebut saat berpatroli.

"Penikam sering masuk ke situ berpatroli dan serta melakukan penindakan. Memang lokasi itu, sangat rawan dijadikan pesta narkotika, alkohol dan pesta seks," kata Arif kepada Tagar, Selasa 10 November 2020.

Arif Muda menerangkan, Pantai Batu-batu menjadi salah satu spot atau lokasi untuk menikmati sunset di Kota Makassar. Tapi sayang, banyak sekelompok pemuda atau pengunjung yang menyalahgunakan lokasi tersebut.

Hal itu karena, Pantai Batu-batu ini kurang perhatian pemerintah, tempat ini sangat gelap dan sepi.

"Karena kurangnya pengawasan dan tidak dikelola dengan baik. Tempat itu juga gelap dan sepi. Khawatirnya kami, jangan sampai terjadi hal-hal tidak diinginkan," tambahnya.

Untuk menghindari atau mengantisipasi kejahatan di destinasi wisata itu, Penikam Polrestabes Makassar rutin melakukan patroli. Selain melakukan penindakan, tim penindak berseragam hitam-hitam itu juga melakukan imbauan kepada pengunjung.

"Penikam juga memberikan imbauan atau pemberitahuan kepada pengunjung. Bahkan pernah meminta kepada security agar tempat itu ditutup atau diperket agar tidak disalahgunakan," jelasnya.

Diketahui, Tim Raimas Polrestabes Makassar kembali menangkap sembilan orang pemuda di Pantai Batu-batu, Senin 9 November 2020, kemarin malam. Mereka ditangkap karena berpesta narkotika jenis tembakau sintetis.

Kesembilan anak remaja yang masih duduk dibangku sekolah itu masing-masing, TH, 15 tahun, IA, 16 tahun, AS, 16 tahun, AA, 16 tahun, AS, 16 tahun, MF, 16 tahun, FA, 16 tahun, Hamka, 18 tahun dan Farhan, 18 tahun.

Pelaku yang ditangkap ini, mengaku mendapatkan tembakau sintetis tersebut dengan cara dibeli dari media sosial seharga Rp 50 ribu per sachet.

Akibat dari perbuatannya, mereka diserahkan kepada Satuan Narkoba Polrestabes Makassar untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. []

Berita terkait
Abrasi Ancam Konservasi Penyu di Pantai Trisik Kulon Progo
Konservasi penyu di Pantai Trisik, Galur, Kulon Progo, Yogyakarta, terancam akibat abrasi yang kian memprihatinkan.
Akhir Pekan, Wisata Pantai di Banten Ramai Pengunjung
Sejumlah wisatawan terlihat menikmati akhir pekan di pesisir pantai di Anyer Serang dan Carita Pandeglang kendati masih di masa pandemi
Abrasi Pantai Glagah Kulon Progo Kian Memprihatinkan
Abrasi Pantai Glagah Kulon Progo Yogyakarta kian memprihatinkan. Warga maupun wisatawan dimintai menjauh dari bibir pantai.
0
Biden Ingatkan Rakyat Amerika Terkait Pengorbanan Tentara
Presiden Biden beri penghormatan kepada korban perang AS dengan mengingat pengorbanan mereka untuk kebebasan Amerika