UNTUK INDONESIA
Panitia Tanggapi Sepinya Penonton Konser untuk Republik
Direktur Kreatif helatan Konser Musik Untuk Republik, Lilo Kla Project, mengakui jumlah penonton yang datang masih di luar target panitia.
Helatan Konser Musik Untuk Republik hari pertama sepi pengunjung. (Foto: Tagar/Eno Suratno Wongsodimedjo)

Jakarta - Direktur Kreatif helatan Konser Musik Untuk Republik, Lilo Kla Project, mengakui jumlah penonton acara bertema persatuan dan kesatuan itu masih di luar perkiraan dan target panitia. Namun ia menolak jika ada anggapan gelaran tersebut sepi pengunjung.

Hal itu ia ungkapkan menanggapi pernyataan beberapa pedagang yang sebelumnya mengeluhkan sepinya pembeli yang datang lantaran sedikitnya jumlah penonton dan pengunjung gelaran Konser Musik Untuk Republik di hari pertama, Jum'at, 18 Oktober 2019.

"Sesepi-sepinya kalo aku lihat tadi on and off (datang dan pergi) 5000-7000 (penonton) sih ada bolak-balik," ujar Lilo saat ditemui Tagar, di lokasi acara Konser Musik Untuk Republik, di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Depok.

"Tadinya kita berharap bisa 20.000 saja sudah cukup. Tapi kalau dilihat dari itu, kita pribadi sih enggak (masalah), karena ini kan sebuah gerakan ya. Jadi kepentingan kita dengan kepentingan pedagang beda," kata dia.

Kita lumayan cukup berpromosi.

Kendati demikian, musikus pemilik nama lengkap Romulo Radjadin itu mengatakan pihaknya telah berusaha maksimal dalam hal promosi. Ia meyakini, helatan bakal ramai pengunjung di hari kedua dan ketiga.

"Karena pedagang itu kita yang ajak, jadi memang kita punya ya kayak tanggung jawab moral juga lah. Jadi bukannya kita buang badan," kata dia.

"Kita lumayan cukup berpromosi, dan saya juga enggak ngerti kenapa (sepi). Mungkin karena hari pertama ya, kita lihat besok," kata Lilo.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah tenant yang turut serta meramaikan gelaran Konser Musik Untuk Republik mengeluhkan sedikitnya jumlah penonton di hari pertama acara bertema persatuan dan kesatuan itu.

Para pedagang menilai, sedikitnya jumlah penonton berimbas terhadap sepinya pengunjung yang datang ke lapak mereka. Disamping itu, mereka juga mengeluhkan maraknya pedagang liar di sekitaran lokasi acara.

Baca juga: Konser Musik Untuk Republik, Megah Tapi Sepi Penonton

Sederet musisi telah tampil di rangkaian Konser Musik Untuk Republik yang dimulai pada hari ini, Jumat, 18 Oktober 2019 dan akan berlangsung hingga 20 Oktober mendatang.

Baca juga: Roy Jeconiah Bicara Soal Nasib Musik Keras di Indonesia

Di hari pertama, acara dimeriahkan oleh penampilan musisi kondang seperti band Kotak, Superglad, Cokelat, Indische Party, Naff, Caffeine Tipe-X, Steven Coconut Treez, Tony Q Rastafara dan lain-lain.

Konser Musik Untuk Republik diketahui menggunakan panggung dengan total panjang 52 Meter, lebar 20 Meter (1.040 Meter persegi), LED total 152 meter, Sound System 150.000 Watt, Listrik 1.200 KVA, ada Ratusan Lighting dengan tata cahaya dan desain panggung berskala Internasional. []

Berita terkait
Jadwal Lengkap Penampil di Konser Musik untuk Republik
Berikut daftar lengkap dan jadwal artis pendukung di helatan Konser Musik Untuk Republik.
Sandy PAS Band Bicara Soal Konser Musik untuk Republik
Persiapan heatan konser Musik Untuk Republik disebut Sandy PAS band sudah matang dan siap dijalankan.
Grup Musik BABYMETAL Bakal Gelar Konser di Jakarta 2020
Grup musik cadas asal Jepang, BABYMETAL mengumumkan rencana mereka untuk bertandang dan menggelar konser di Jakarta pada tahun 2020 mendatang.
0
Jack Lapian Soal Curhat Bos Kaskus Andrew Darwis
Pengacara Jack Lapian heran melihat gerakan bos Kaskus Andrew Darwis melaporkan balik dirinya ke polisi. Ia menilai itu terburu-buru.