UNTUK INDONESIA

Pandemi Meluas Bangkok Tutup Sekolah dan Tempat Hiburan

Bangkok menutup tempat-tempat pertemuan sosial, termasuk sekolah dan tempat hiburan, karena wabah virus corona (Covid-19) yang terus meluas
Siswa menggunakan sekat plastik untuk mencegah penyebaran Covid 19 di International Pioneers School di Bangkok (Foto: voaindonesia.com/AFP)

Bangkok – Ibu Kota Thailand, Bangkok, menutup tempat-tempat pertemuan sosial, termasuk sekolah dan tempat hiburan, karena wabah virus corona (Covid-19) yang terus meluas. Thailand, pada Jumat, 1 Januari 2021, melaporkan 279 kasus baru, termasuk dua kematian.

Tujuh provinsi, termasuk Bangkok, telah ditetapkan sebagai zona merah sehingga tempat hiburan, ring tinju, gym, dan pasar loak diperintahkan untuk tutup. Restoran hanya diperbolehkan menyajikan makanan yang dibawa pulang. Pembatasan-pembatasan itu diberlakukan hingga pertengahan Januari.

Wabah telah menyebar dari pasar grosir makanan laut terbesar di negara itu di Samut Sakhoni -di sebelah selatan Bangkok- dan dari sarang perjudian di Rayong. Kedua tempat itu terus mencatat jumlah infeksi harian tertinggi. Bangkok sendiri melaporkan 180 kasus dalam 24 jam terakhir.

Juru bicara Pusat Pengendalian Covid-19, Dr Taweesilp Visanuyothin, mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan telah menghubungi Oxford-AstraZeneca untuk membeli 26 juta dosis vaksin. Kesepakatan itu akan menggandakan jumlah dosis yang dipasok oleh produsen vaksin Inggris itu.

Sekitar dua juta dosis pertama yang dipesan diharapkan tiba pada Februari dan Maret dan akan diberikan kepada staf medis.

Dalam perkembangan lainnya di Asia, dua bandara utama di timur laut China mewajibkan para penumpang menunjukkan hasil tes virus corona yang negatif yang diambil selama 72 jam sebelum naik pesawat. Persyaratan yang diberlakukan bandara Shenyang dan Dalian itu muncul menyusul merebaknya kasus corona di dua kota yang terletak di Provinsi Liaoning itu.

Empat kasus baru diumumkan Jumat di Liaoning, bersama dengan lima kasus di Beijing. Di Beijing, pengujian darurat diperintahkan terhadap lebih dari satu juta orang menyusul penemuan sejumlah kasus baru di kawasan pinggiran timur lautnya (ab/uh)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Thailand Tuduh Migran Ilegal Penyebab Lonjakan Virus Corona
Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-O-Cha, menyalahkan perebakan virus corona terkait pekerja migran di pasar ikan terbesar di kerajaan itu
Thailand Tarik Turis Muncul Lonjakan Kasus Baru Virus Corona
Thailand longgarkan pembatasan, catat lonjakan angka kasus harian baru tertinggi Covid-19 yang berasal dari sektor industri makanan laut
Thailand Gabung AstraZeneca Produksi Vaksin Virus Corona
Perusahaan Thailand bergabung dengan AstraZeneca memproduksi vaksin virus vorona (Covid-19) untuk Asia Tenggara
0
Pandemi Meluas Bangkok Tutup Sekolah dan Tempat Hiburan
Bangkok menutup tempat-tempat pertemuan sosial, termasuk sekolah dan tempat hiburan, karena wabah virus corona (Covid-19) yang terus meluas