NU, Muhammadiyah, Tokoh-tokoh Islam Percaya Listyo Sigit Prabowo

NU, Muhammadiyah, tokoh-tokoh Islam dari komunitas lain, percaya Listyo Sigit Prabowo adalah pilihan terbaik Jokowi. Listyo cerminan kebinekaan.
Komjen Listyo Sigit Prabowo, calon Kapolri. (Foto: Tagar/Ricardo JPNN)

Jakarta – Penunjukan Komjen Listyo Sigit Prabowo yang beragama Katolik sebagai calon tunggal Kapolri oleh Presiden Joko Widodo, tidak dipersoalkan oleh dua ormas Islam terbesar di Indonesia, dan Muhammadiyah.

“Kalau kita lihat negara Islam mana pun, banyak yang mengangkat pembantu-pembantunya dari non-muslim. Itu saja. Cukup secara pengalaman, kafaah itu cakap. Cakap itu mempunyai segalanya, kepandaian, ilmunya, integritasnya,” kata Ketua Pengurus Besar NU, Marsudi Syuhud belum lama ini.

Marsudi SyuhudKetua Pengurus Besar NU, Marsudi Syuhud. (Foto:Tagar/BPKH)

Marsudi menegaskan, orang yang bisa dekat dengan presiden pasti memiliki prestasi dan rekam jejak yang baik. Meski demikian, dirinya tak mau ambil pusing terkait rekam jejak Listyo lantaran ia bukan orang kepolisian.

"Saya bukan polisi. Saya orang luar. Orang bisa dekat presiden pasti punya prestasi kan. Itu saja kalau saya melihatnya. Jadi gampang saja," tutur Marsudi.

Sementara Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mut’i mengaku bahwa dirinya tidak terlalu mengenal figur-figur yang ada di tubuh Polri.

“Itu wewenang Presiden. Saya tidak banyak mengikuti figur di Polri,” kata Mut’i.

Di samping itu, Komjen Listyo Sigit Prabowo, sudah sangat dikenal dekat dengan ormas Islam. Sehingga penunjukkannya sebagai calon tunggal Kapolri merupakan sebuah pertanda baik untuk menciptakan suasana yang kondusif di Indonesia.

“Kedekatan beliau selama ini dengan ormas-ormas Islam, saya kira ini bisa mempersatukan ormas Islam untuk bersama-sama menyatakan bahwa terorisme dan radikalisme itu tidak terkait dengan Islam,” tutur Pengamat Intelijen dan Terorisme, Ridlwan Habib.

Kalau kita lihat negara Islam mana pun, banyak yang mengangkat pembantu-pembantunya dari non-muslim. Itu saja. Cukup secara pengalaman, kafaah itu cakap.

Sementara pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Tajul Falah, KH. Suryana belum lama ini menyampaikan rasa kagumnya akan sosok yang dulu pernah menjadi Kapolda Banten itu. Menurutnya, meskipun sudah tidak lagi memimpin, Sigit tidak pernah melupakan masyarakat Banten.

"Sewaktu beliau menjabat saja, banyak marbot masjid dan musala diberangkatkan umrah gratis. Ini kan luar biasa. Sampai sudah tidak menjabat lagi, beliau masih tetap peduli terhadap lembaga pendidikan agama di sini," ungkap KH. Suryana.

Selain pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Tajul Falah, ada juga Pimpinan Ponpes Bahrul Ulum, Banten KH. Saharni yang mendoakan Listyo Sigit Prabowo.

"Semoga beliau sekeluarga selalu diberikan kesehatan dan ketegasan dalam menjalankan tugas-tugasnya demi menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar," doanya.

Saharni menegaskan, bahwa para santri dan ulama di Banten akan selalu siap membantu serta mendoakan Listyo Sigit Prabowo. []

Berita terkait
Komjen Listyo Sigit Prabowo Datangi Mantan Kapolri, Ada Apa?
Sejumlah mantan Kapolri yang disambangi antara lain, Jenderal (Purn) Sutarman, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti.
Pakar Beberkan Tiga Kelompok Penolak Listyo Sigit Jadi Kapolri
Pakar intelijen Ridlwan Habib membeberkan tiga kelompok yang akan melakukan penolakan kepada Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri.
Calon Kapolri Listyo Sigit Mampu Bawa Kesejukan di Tanah Air
Sosok Sigit dinilai bisa membawa kesejukan di tanah air. Selain itu, ia juga mampu membawa perubahan di tubuh Polri.
0
11 Orang Terduga Teroris Merauke, Jaringan Pengebom Gereja Makassar
Polri berhasil menangkap total 11 terduga teroris di Marauke yang merupakan anggota jaringan Anharut Daulah dan terlibat pengeboman Makassar.