UNTUK INDONESIA
Nelayan Rembang Keluhkan Sedimentasi Sungai di Lasem
Pendangkalan karena sedimentasi terjadi di muara sungai di Desa Gedong Mulyo, Lasem, Rembang. Kondisi itu dikeluhkan nelayan setempat.
Nelayan di Desa Gedong Mulyo, Lasem, Rembang harus mendorong perahunya karena pendangkalan di muara sungai. (Foto: Tagar/Rendy Teguh Wibowo)

Rembang - Pendangkalan muara sungai di Desa Gedong Mulyo Kecamatan Lasem, Rembang dikeluhkan nelayan setempat. Pendangkalan karena faktor sedimentasi itu mengakibatkan para nelayan kesulitan untuk berangkat dan pulang melaut. 

Para nelayan harus menunggu hingga dini hari saat air laut pasang, baru bisa pergi untuk mencari ikan. "Kalau tidak jam 02.00 WIB, kami tidak bisa melaut atau tidak bisa bekerja," kata Tarwis, nelayan Gedong Mulyo kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Balai Desa Gedong Mulyo, Selasa, 28 Desember 2020.

Bagian muara kan dangkal, jadi harus didorong dulu.

Ia mengungkapkan, sebelum mengalami pendangkalan, para nelayan biasa pergi melaut pada pukul 05.00 WIB. Tidak hanya saat berangkat, kesusahan para nelayan juga dialami ketika pulang dari melaut. Pendangkalan membuat mereka terpaksa mendorong perahunya sendiri hingga ke lokasi sandar perahu.

"Bagian muara kan dangkal, jadi harus didorong dulu. Kalau terlalu siang, pas pulang, tidak bisa jalan perahu kami," ujar dia.

Imbas dari pendangkalan juga dirasakan para istri nelayan. Mereka juga terpaksa bangun lebih awal untuk menyiapkan perbekalan suaminya yang hendak melaut. "Itu yang perempuan juga harus bangun malam-malam jam 01.00 WIB untuk memasakkan suaminya," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Taj Yasin mengatakan akan segera membantu menangani permasalahan pendangkalan di muara sungai  di Gedong Mulyo. Namun sebelumnya ia akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk memastikan siapa yang berwenang menangani persoalan itu. 

"Insya Allah nanti kami akan koordinasi dengan BBWS di Jawa Tengah, apakah itu menjadi wewenang pemerintah provinsi atau pusat," kata politisi yang akrab disapa Gus Yasin tersebut

Ditambahkan, meski nantinya soal pendangkalan menjadi kewenangan pemerintah pusat, dirinya menegaskan tetap mengupayakan dengan mengajukan usulan secepatnya. Namun jika merupakan tanggung jawab Pemprov Jawa Tengah, penanganan bisa dilakukan dalam waktu dekat.

"Jika permasalahan tersebut sifatnya urgent dan bukan kewenangan kami maka untuk keberpihakan kepada masyarakat kami akan melakukan upaya-upaya secepatnya," ucapnya. []

Baca juga: 

Berita terkait
Cuaca Ekstrem dan Muram di Kampung Nelayan Tegal
Musim angin baratan dan sedimentasi sungai jadi musuh para nelayan tradisional di Tegal, Jawa Tengah.
Kapal Nelayan di Rembang Rusak Dihantam Ombak
Ombak besar menghantam pesisir Kabupaten Rembang yang menyebabkan sejumlah kapal nelayan di Pantai Nyamplung mengalami kerusakan.
Terumbu Karang Buatan Ditanam di Laut Rembang
Terumbu karang buatan dari cor semen ditanam di perairan sekitar Pulau Gede, Rembang. Kegiatan ini diinisiasi Polairud Jawa Tengah.
0
Verifikasi MBR, Alasan Risma Belum Salurkan Bansos
Saat ini sudah 65.925 KK yang sudah diverifikasi oleh Pemkot Surabaya untuk nantinya mendapatkan Bansos dari Kemensos.