UNTUK INDONESIA
Natal, Gereja di Makassar Dijaga Polisi Bersenjata
Jelang hari raya Natal 25 Desember 2019, seluruh gereja yang ada di kota Makassar akan dijaga ketat oleh aparat kepolisian
Gereja Katedral Makassar, Jl. Kajaolalido No.14, RT.001/RW.03, Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: Tagar/Rio Anthony)

Makassar - Jelang perayaan hari raya Natal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sul-Sel), seluruh rumah ibadah gereja akan dijaga ketat oleh pihak kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang menjalankan proses ibadah.

Pihak Polrestabes Makassar akan mengerahkan seluruh personelnya untuk mengawal dan menjaga kelancaran proses ibadah hari raya Natal yang akan dirayakan sebagian warga Kota Makassar.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono menerangkan, jika pihaknya akan mengerahkan seluruh personelnya untuk menjaga dan mengawasi kondusifitas sekitar lokasi rumah ibadah selama proses ibadah umat kristiani sehingga dapat mengantisipasi adanya gangguan pada saat proses ibadah.

Anggota kita akan berjaga di sekitar area gereja dan mengawasi semua aktivitas yang dapat mengganggu kelancaran ibadah.

Bahkan lanjutnya pihaknya telah jauh hari telah melakukan koordinasi dengan pihak gereja dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang akan melakukan proses ibadah Natal nanti.

“Anggota kita akan berjaga di sekitar area gereja dan mengawasi semua aktivitas yang dapat mengganggu kelancaran ibadah saudara-saudara kita nanti,” kata Kapolrestabes Makassar, Sabtu 7 Desember 2019.

Yudhiawan mengungkapkan, bahwa sebelum proses ibadah akan dimulai seluruh area gereja baik di dalam maupun di luar pihaknya akan melakukan sterilisasi dengan menggunakan metal detektor yang dilengkapi seluruh personel yang bertugas menjaga di gereja-gereja yang berada di Kota Makassar.

“Semua anggota lengkap yang kita pasang di gereja. Kita awasi betul seperti katedral itu dan gereja-gereja umum lainnya. Bahkan kita akan juga patroli bareng termasuk di tempat keramaian. Situasinya aman semua,” terangnya.

Sistem pengamanan yang akan dilakukan nantinya beber Yudhiawan, masih tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Nantinya kata dia setiap gereja akan dijaga dan dikawal empat hingga enam orang petugas dengan dilengkapi senjata lengkap.

“Setiap personel yang bertugas selama 24 jam dengan secara bergantian. Dan kita utamakan yang muslim agar kerukunan bisa semakin kental. Kita ingin situasi di Kota Makassar betul-betul dalam kondisi tentram untuk kenyamanan bersama,” ungkapnya.

Semua anggota lengkap yang kita pasang di gereja. Kita awasi betul seperti katedral itu dan gereja-gereja umum lainnya.

Pihaknya juga dalam menjaga situasi Kota Makassar dalam perayaan Natal nantinya akan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Makassar, unsure pemuka lintas agama agar menciptakan situasi aman dan nyaman selama proses perayaan ibadah Natal tahun ini.

Nantinya, pihak kepolisian bersama Pemkot Makassar dan TNI akan melakukan patroli bersama dan sosialisasi ke seluruh masyarakat Kota Makassar.

“Kita imbau masyarakat agar bersama-sama menjaga kondisi agar tetap kondusif. Menghargai yang melaksanakan ibadah dan rangkul satu sama lainnya,” tutupnya. []

Baca juga:

Berita terkait
Kebakaran di Makassar Sisakan Al Quran
Kebakaran hebat menimpa 7 rumah di Makassar Sul-Sel Sabtu 7 Desember 2019 subuh. Tak ada harta benda yang berhasil diselamatkan.
Mengenalkan Kadal Lidah Biru Lewat CFD di Makassar
Kecintaan Thalib terhadap Kadal Lidah Biru berawal pada tahun 2018 saat dirinya mendapatkan hadiah dari kerabatnya yang baru pulang dari Papua.
Belasan Begal Sadis di Makassar Ditangkap
Komplotan begal sadis di kota Makassar berhasil ditangkap unit Resmob Polsek Panakukang. Sembilan dari 11 pelaku masih di bawah umur.
0
Komisi XI Rapat Bersama OJK Bahas Soal Pengawasan
Komisi XI DPR akan mengadakan pertemuan dengan OJK terkait dengan masalah pengawasan, hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi XI Dito Ganinduto