Musik Bisa Menaikan Imun Tubuh Terhadap Covid-19

Mendengarkan musik yang kita nikmati membuat sistem hadiah di otak kita diaktifkan dan mengeluarkan hormon dopamin yang membuat perasaan bahagia.
Ilustrasi mendengarkan musik. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Mendengarkan musik menjadi salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi Covid-19. bahwa mendengarkan musik yang menyenangkan akan memperbaiki perasaan seseorang dan membuat tenang.

Dilansir dalam journay Emotion, Peneliti Jennifer Stellar mengatakan, hal ini memberi sinyal sistem imun tubuh agar bekerja lebih keras, temuan ini menunjukkan bahwa emosi positif berasosiasi dengan penanda kesehatan yang baik.  Meski sitokin diperlukan untuk menggiring sel pertahanan tubuh untuk bertempur melawan penyakit, level sitokin yang tinggi menunjukkan kondisi kesehatan yang lemah, atau penyakit DM tipe-2, jantung, arthritis, bahkan Alzheimer.

Para ilmuwan meyakini paduan antara pola tidur, makan, dan olahraga yang baik akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Studi dari University of California, Berkeley, ini merupakan riset pertama yang memperlihatkan bahwa emosi positif juga berperan dalam meningkatkan sistem imun

”Hal-hal indah yang mendorong kadar sitokin yang lebih sehat itu ternyata punya pengaruh langsung terhadap kesehatan dan usia harapan hidup," kata Dacher Keltner, salah satu peneliti yang ikut dalam studi tersebut.

Menurut Spesilis Kejiwaaan, Dr. Erickson Arthur Siahaan spesilis kejiwaaan, musik tampaknya memengaruhi pengaturan suasana hati di area korteks prefrontal di otak. Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa beat memengaruhi tubuh, rhythm memengaruhi jiwa, dan harmoni memengaruhi roh. Efek vital seperti itu yang dirasakan tubuh dari berbagai komponen alat musik ketika digabungkan menjadi sebuah musik. Mendengarkan musik yang kita nikmati membuat sistem hadiah di otak kita diaktifkan dan membuat hormon dopamine keluar. Dopamin adalah hormon yang membuat perasaan bahagia.

Erickson mengatakan, sudah banyak penelitian yang dilakukan tentang efek musik pada tubuh. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Kreuta Et Al dari Frankfurt pada 2004. Hasilnya menunjukkan bahwa orang-orang yang bernyanyi dalam paduan suara ketika diamati dalam satu minggu tingkat Immunoglobulin A (satu dari penanda kekebalan) lebih tinggi daripada mereka yang tidak dapat bernyanyi secara rutin. Dari sini, kita dapat melihat bahwa musik memainkan peran penting dalam pengaturan berbagai hal dalam tubuh kita, bahkan berdampak pada sistem kekebalan tubuh kita.

Terkait pandemi Covid-19 dan new normal, Erickson mengatakan, kekuatan lirik yang digabungkan dalam melodi yang menyenangkan akan dirasakan di otak dalam ingatan dan kita senang ketika mengulangi lagu yang kita nikmati. Ini akan membantu neuroplastisitas otak kita, kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi baruselama pandemi ini banyak musisi dan aktivis menyuarakan pijatan harapan melalui musik dan menghasilkan apresiasi dalam bentuk donasi berjumlah besar. 

Musik menciptakan rasa memiliki dan partisipasi. Ini adalah penangkal meningkatnya rasa keterasingan dan isolasi dalam masyarakat pada umumnya terlebih lagi sekarang kita diminta untuk secara aktif mempraktikkan jarak dan isolasi sosial. []

(Raffly Azmi)

Berita terkait
3 Penyakit Berbahaya dan Mematikan Selain Covid-19
Masih ada beberapa penyakit lainnya yang juga dapat mengancam nyawa manusia apabila tidak segera ditangani.
Obat Covid-19 Akan Dievaluasi dan Diuji Klinis
Sebelumnya, Merck & Co mengklaim pil antivirus yang dikembangkan mampu mengurangi separuh risiko kematian atau rawat inap akibat Covid-19.
Benarkah Virus Corona Varian Lambda Lebih Berbahaya?
Virus corona varian Lamnbda sudah menyebar di Amerika Serikat, Amerika Selatan, dan Inggris.
0
Hasil Pertandingan Italia vs Spanyol: Skor 1-2
Italia harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 1-2 dalam partai semifinal UEFA Nations League 2021 yang digelar di Stadion San Siro, Milan.