Menteri PPPA Ajak Forum Anak Minimalisir Penyebaran Virus

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga mengajak Forum Anak di seluruh Indonesia untuk mengambil peran dalam meminimalisasir penyebaran Covid-19
Menteri PPPA, Bintang (Foto:Tagar/kemenpppa.go.id)

Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengajak Forum Anak di seluruh Indonesia untuk mengambil peran dalam meminimalisasir penyebaran Covid-19 di kluster keluarga.

Menteri Bintang meminta seluruh pihak terlibat dalam sosialisasi dan kampanye secara masif terkait protokol kesehatan keluarga kepada masyarakat disesuaikan dengan kearifan lokal tiap-tiap daerah.

Peran Forum Anak, kata dia, sebagai pelopor dan pelapor yang dinilai memiliki peran penting di lingkungan sebaya untuk mencegah penyebaran virus.

“Apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih bunda sampaikan kepada Forum Anak di seluruh Indonesia atas kerja nyata melalui berbagai kegiatan yang telah kalian lakukan dalam meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di masa situasi sulit ini terhadap rekan-rekan sebaya di seluruh Indonesia. Kalian adalah anak-anak yang luar biasa,” kata Menteri Bintang, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Pelibatan Forum Anak dalam kampanye ini, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk kembali gencar melakukan kampanye 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, khususnya di lingkungan keluarga.

Instruksi ini lantaran terjadinya peningkatan jumlah klaster keluarga pada September lalu yaitu 1.100 klaster. Penyebaran di klaster dalam keluarga ini disebabkan karena adanya anggota keluarga yang terpapar Covid-19 di luar rumah. Jika tidak ditangani segera, klaster ini dikhawatirkan akan mempercepat perluasan klaster Covid-19 di Indonesia.

Menurutnya, anak-anak harus mengambil peran untuk mengampanyekan 3M tersebut. Hal ini bertujuan untuk melindungi seluruh anggota keluarga dari penularan Covid-19, serta memberikan penanganan tepat pada anggota keluarga yang rentan berisiko.

Hal ini sekaligus memastikan setiap anggota keluarga memperoleh informasi yang benar tentang pencegahan dan penanganan covid-19.

Sementara itu, perwakilan Forum Anak dari Jawa Timur, Hana Salwa Nuha menceritakan stigma negatif dari masyarakat setelah dirinya terpapar Covid-19 dari ayahnya.

Meski demikian Hana mengaku tidak melunturkan semangatnya untuk segera sembuh, sebab di sisi lain Hana juga mendapat dukungan dari keluarga dan orang terdekat.

Pengalaman mendapatkan stigma negatif juga diterima oleh Afdal Lul Zikri dari Forum Anak Sumatera Barat yang seringkali justru memperparah kondisi pasien, sehingga menjadi frustasi dan menurun imunnya.

Untuk itu, selama menjalani isolasi mandiri, Afdal selalu berusaha menghibur para pasien yang berada di satu ruang dengan dirinya.

Sebagai orang yang pernah terpapar seharusnya bisa memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya memberi dukungan bagi para pasien yang terpapar, bukan memberikan stigma negatif

“Saya rasa Covid-19 bukanlah aib, justru kita sebagai orang yang pernah terpapar seharusnya bisa memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya memberi dukungan bagi para pasien yang terpapar, bukan memberikan stigma negatif bahkan menjauhi dan mengucilkannya. Mereka butuh dukungan dan semangat untuk segera sembuh, jika kita tidak bisa memberikan bantuan dalam bentuk makanan atau lainnya, cukup dengan memberi dukungan dan tidak memberikan stigma buruk kepada mereka,” kata Afdal.

Mendengar pengalaman dari anak-anak yang pernah terpapar Covid-19 tersebut, Menteri Bintang merasa sangat terharu dan bangga.

Selain itu, Menteri Bintang juga ikut menekankan kepada seluruh anak dan masyarakat luas untuk tidak memberikan stigma negatif bagi para pasien Covid-19 dan harus saling menguatkan.

Sekedar informasi, Kemen PPPA bersama Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyusun Protokol Kesehatan Keluarga sebagai panduan untuk melakukan prinsip pencegahan dan pengendalian penularan dalam keluarga. [] 

Baca juga:



Berita terkait
Kementerian PPPA Adakan Pelatihan Konveksi Hak Anak
Kemen PPPA menyelenggarakan rangkaian Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) dan manajemen kasus bagi SDM penyedia layanan anak.
Kementerian PPPA dan BNPB Susun Protokol Kesehatan Keluarga
Kemen PPPA bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyusun protokol kesehatan keluarga.
Kemen PPPA Hadiri Dialog Virtual Mewakili Indonesia
Kemen PPPA mewakili Indonesia menghadiri Dialog Virtual. Bersama para Menteri Urusan Perempuan dari Anggota MIKTA.
0
Mengenal Efek Samping Kebanyakan Minuman Berenergi
Mengenal efek samping minuman berenergi yang di dalamnya terdapat kafein dan lebih banyak gula serta bahan lainnya jika dikonsumsi terlalu banyak.