UNTUK INDONESIA
Mentan: Distributor Jangan Main-main Dengan Pupuk Bersubsidi
Mentan Syahrul Yasin Limpo meminta distributor jangan main-main dengan distribusi pupuk bersubsidi lantaran pupuk adalah basis ketahanan pangan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Tagar/PIkiran Rakyat)

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengingatkan para distributor untuk menjaga kelancaran distribusi pupuk bersubsidi. Karena, pupuk merupakan komoditas yang sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan khususnya dalam masa pandemi saat ini.

Saya minta distributor jangan main-main dengan distribusi pupuk karena pupuk bukan hanya kebutuhan tanaman tapi lebih pada sebagai basis ketahanan pangan terutama pada masa pandemi covid 19 ini.

Hal ini, disampaikan Mentan SYL saat menghadiri Rapat Monitoring dan Pengelolaan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Makassar Rabu, 21 Oktober 2020. 

Sedangkan Rapat koordinasi pupuk ini, diselenggarakan untuk mengecek distribusi serta ketersediaan pupuk bersubsidi di semua lini di kawasan Indonesia Timur.

“Saya minta distributor jangan main-main dengan distribusi pupuk karena pupuk bukan hanya kebutuhan tanaman tapi lebih pada sebagai basis ketahanan pangan terutama pada masa pandemi covid 19 ini," kata Mentan SYL.

Pemerintah memang tidak main-main dalam memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani, oleh sebab itu Presiden Jokowi menyetujui tambahan pupuk bersubsidi sebanyak 1 juta ton dengan nilai Rp 3,14 triliun. Mengingat, sektor pertanian dinilai memiliki peran vital dalam menyelamatkan perekonomian nasional dan ketahanan pangan rakyat di saat pandemi covid 19.

"Sektor pertanian memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto. Pada kuartal II 2020 ini capaian 16,24% dibandingkan kuartal sebelumnya. Ekspor pertanian September 2020 naik 20,84 persen dibanding bulan sebelumnya. NTP periode Januari-September 2020 sebesar 101,66 atau naik 0,99 persen dan NTUP periode ini naik 0,90 persen," Jelas Mentan.

Selanjutnya, Mentan SYL mengajak para distributor mendeteksi distribusi pupuk bersubsidi mulai dari area Lini satu, distribusi pada agen dan hingga tingkat kios. 

Bahkan distributor juga akan mengatur dan menyalurkan pupuk sesuai dengan SOP yang ditentukan. Sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang sudah ditetapkan sehingga tepat sasaran serta pembelian bisa dilakukan dengan KTP.

Disributor maupun kios-kios, diminta untuk tidak mempersulit petani dalam melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Sebab, Kementan telah merelaksasi penebusan pupuk subsidi agar petani bisa menebus pupuk subsidinya meski tanpa kartu tani. 

Tetapi, Jika di lapangan ditemukan kios yang mencoba menyulitkan petani dalam hal penebusan, maka Kementan tidak segan-segan untuk mencabut izin kios tersebut.[]

Berita terkait
Mentan Syahrul Yasin Limpo: Kartu Tani Banyak Manfaatnya
Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, program Kartu Tani memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk distribusi pupuk.
Mentan Minta Waspadai Kemungkinan Bioterorisme Masuk RI
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, meminta Badan Karantina meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bioterorisme masuk Indonesia.
Mentan: Food Estate Bisa Tingkatkan Pendapatan Petani
Mentan mengatakan Food Estate menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan, meningkatkan pendapatan petani dan memastikan ketahanan pangan nasional.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.