UNTUK INDONESIA
Menlu Retno Upayakan Jemaah Terlanjur Ada di Arab Saudi Bisa Umroh
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi telah melakukan komunikasi dengan Duta Besar Arab Saudi.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 9 Januari 2020. (foto: Tagar/Popy Sofy).

Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan telah melakukan komunikasi dengan Duta Besar Arab Saudi terkait pemberhentian sementara ibadah umrah karena rasa khawatir penyebaran virus corona. 

Saya sudah meminta duta besar (Dubes) di wilayah timur tengah untuk terus memantau.

Namun, kata Retno, harus memastikan bagaimana nasib jemaah yang sudah terlanjur sampai di Jeddah. Pemerintah mengupayakan agar jemaah yang sudah tiba dapat melanjutkan ibadah, dengan persyaratan tertentu.

"Teman-teman di Riyadh, Jeddah, dan Jakarta melakukan pendekatan. Jemaah yang sudah terlanjur landing dapat diperkenankan untuk umrah, walaupun ada pemeriksaan pemeriksaan kesehatan dan sebagainya," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 27 Februari 2020.

Baca juga: 5 Lokasi Wisata di Makkah dan Jeddah Selepas Umrah

Koordinasi, kata Retno, terus dilakukan untuk memastikan keadaan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah berada di Arab Saudi segera ditindaklanjuti nasib perjalanan ibadah umrahnya.

"Saya sudah meminta duta besar (Dubes) di wilayah timur tengah untuk terus memantau karena kemungkinan ada WNI yang terhenti perjalanannya saat transit dan sebagainya. Nanti penanganannya akan dikoordinasikan dengan maskapai maupun dengan travel biro," tuturnya.

Baca juga: Calon Jemaah Umrah Sulsel Gagal Pergi karena Corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyatakan menghargai keputusan pemerintah Arab Saudi untuk memberhentikan sementara kunjungan dan jadwal ibadah umroh ke Tanah Suci. 

"Pertama itu kebijakan dari pemerintah Arab Saudi. Kita menghargai, kita menghormati, karena apapun yang namanya kesehatan itu dinomorsatukan oleh pemerintah Arab Saudi," kata Jokowi di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, usai menghadiri acara Indonesia Digital Economy Summit 2020, Kamis, 27 Februari 2020.

Jokowi mengatakan belum berbicara langsung dengan Menteri Agama Fachrul Razi. Pasalnya, baru mendapatkan informasi perihal kebijakan dari Pemerintahan Arab Saudi.

"Belum, saya baru mendapatkan informasi kemarin. Saya kira ini kan tidak hanya untuk Indonesia, tapi untuk semua negara karena mereka ingin memproteksi, melindungi warga negaranya dari virus corona," ucap Jokowi. []

Baca juga: Tangkal Corona Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah

Berita terkait
Dirut Garuda Bingung Arab Saudi Blokade Penerbangan
dirut Garuda tanggapi keputusan pemerintah Arab Saudi untuk menghentikan penerimaan jamaah umrah dari sejumlah negara termasuk Indonesia.
Khofifah Maklumi Arab Saudi Setop Jemaah Umrah
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta warga Jatim yang akan umrah untuk tidak resah, karena pemerintah sudah mengambil langkah.
Jemaah Umrah Disetop, Jokowi Hargai Keputusan Arab
Presiden Jokowi menghargai keputusan Pemerintah Arab Saudi memberhentikan sementara jadwal umrah ke Tanah Suci.
0
IPB Jelaskan Gejala Hewan Terinfeksi Virus Corona
Kepala Rumah Sakit Hewan Pendidikan Institut Pertanian Bogor (IPB) Deni Noviana menjelaskan gejala hewan yang terinfeksi virus corona (Covid-19).