Memahami Karakteristik Obligasi yang Wajib Diketahui

Jadi sebelum Anda memulai investasi apapun, sebaiknya riset terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan saat nanti Anda berinvestasi.
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Obligasi adalah pemilik saham memiliki hak atas keuntungan perusahaan dan juga hak suara. Sedangkan obligasi, Pemilik hanya berstatus sebagai pemberi utang.

Jadi sebelum Anda memulai investasi apapun, sebaiknya riset terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan saat nanti Anda berinvestasi.

Berikut beberapa karakteristik yang dimiliki obligasi, simak penjelasannya.


Nilai Obligasi.

Nilai obligasi atau per value obligasi merupakan jumlah uang yang dipinjam oleh perusahaan dan dilunasi sebelum jatuh tempo. Obligasi yang dikeluarkan oleh suatu pihak harus memberikan informasi jelas seputar jumlah uang yang dibutuhkan atau jumlah emisi obligasi yang ditentukan berdasarkan performa perusahaan, arus kas yang dimiliki, serta seberapa besar kebutuhan perusahaan itu sendiri.


Tanggal Jatuh Tempo.

Tanggal jatuh tempo ditentukan berdasarkan kapan obligasi diterbitkan, dan biasanya memiliki jangka waktu bisa dari 1 - 10 tahun. Namun, para investor umumnya memilih waktu jatuh tempo 5 tahun atau jangka waktu yang lebih pendek karena dinilai memiliki risiko yang lebih rendah.


Principal dan Coupon Rate.

Principal rate adalah jumlah uang yang berkaitan dengan par value, redemption value, dan maturity value. Nominal tersebut dikeluarkan oleh pihak penerbit obligasi dan diberikan kepada pihak yang menerima obligasi saat waktu jatuh tempo. Sementara, coupon rate atau tingkat kupon adalah bunga yang wajib dibayarkan oleh penerbit obligasi setiap tahunnya kepada pemegang obligasi.


Waktu Pembayaran.

Kupon atau tingkatan bunga obligasi harus dibayarkan oleh penerbit secara berkala sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya, yakni bisa per semester, per tiga semester, per triwulan, dan lain sebagainya.[]


(Erlangga)

Baca Juga:

Berita terkait
Kalo Mau Investasi dalam Obligasi, Kamu Perlu Tau Hal Ini
Di Indonesia, tempo atau jangka waktu obligasi lamanya 1 hingga 10 tahun. Jadi, obligasi termasuk dalam surat utang jangka menengah panjang.
3 Tips Investasi Obligasi yang Dijamin Menguntungkan
Modal yang cukup akan memberikan peluang besar untuk meraih keuntungan bagi Anda yang menjalankan investasi yang satu ini.
Pahami! Inilah Perbedaan Obligasi dan Sukuk
Jumlah pungutan sebesar 0,05% dari nilai emisi, maksimal Rp 150 juta pada sukuk (obligasi syariah) dan Rp 750 juta pada obligasi konvensional.
0
Memahami Karakteristik Obligasi yang Wajib Diketahui
Jadi sebelum Anda memulai investasi apapun, sebaiknya riset terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan saat nanti Anda berinvestasi.