Investasi di Obligasi, Apa Aja Sih Untungya?

Mudah dilakukan untuk diperdagangkan di Pasar Sekunder yang diatur mekanisme Bursa Efek Indonesia (BEI) atau transaksi di luar bursa.
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Tak jauh beda dengan saham, obligasi juga dapat dijadikan produk yang diperjualbelikan. Jika ingin membeli saham cukup mencari tahu di Bursa Efek Indonesia (BEI), sedangkan obligasi, transaksi jual belinya tak perlu dilakukan di BEI.

Jadi tak heran jika obligasi tidak lebih unggul dari saham. Misalnya, pemerintah memiliki peran sebagai salah satu penerbit obligasi. Ketika Pemerintah menerbitkan obligasi, investor yang berminat membelinya bisa mendapatkannya melalui agen penjual.

Lalu apa saja keuntungan obligasi? Simak penjelasannya.


Keuntungan dari Selisih Harga Obligasi

Keuntungan yang diperoleh adalah hasil dari selisih harga obligasi (dalam persentase) setelah diperdagangkan. Contohnya, harga awal obligasi 100%. Ketika ingin dijual, maka harganya ternyata naik menjadi 115%. Jadi, kalau ingin menjualnya, keuntungan yang didapat 15% (bisa juga disebut capital gain 15%).


Bunga Lebih Tinggi

Kupon atau bunga obligasi lebih tinggi dibandingkan bunga deposito.


Keuntungan dari Kupon (Bunga)

Keuntungan yang diperoleh dari kupon (bunga) yang terdiri atas tiga jenis, antara lain kupon tetap (fixed coupon) dan kupon mengambang (floating/variable coupon). Meski demikian, ada juga obligasi yang tak memberlakukan kupon (zero coupon bond). Imbal balik (yield) obligasi yang didapat biasanya bisa besar tergantung dari jangka waktu obligasi. Makin lama, maka makin besar keuntungannya.


Keamanan untuk Surat Utang Negara

Jika yang kamu miliki surat utang negara, sudah pasti akan terjamin sehingga kamu tak perlu khawatir soal keamanannya. Semua tercantum di UU Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara atau UU Nomor 24 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara. Untuk itu pasti dibayar kembali ditambah dengan return (kupon).


Tergolong Mudah Dilakukan

Mudah dilakukan untuk diperdagangkan di Pasar Sekunder yang diatur mekanisme Bursa Efek Indonesia (BEI) atau transaksi di luar bursa.[]


(Erlangga)

Baca Juga:

Berita terkait
11 Istilah dalam Investasi Saham yang Wajib Diketahui Pemula
Berikut ini adalah 11 istilah pada investasi saham yang sangat mendasar dan perlu diketahui investor pemula.
Jenis dan Tips Memilih Aplikasi Saham Terbaik
Sehingga investor dapat mencari tau laporan keuangan, arus kas utang dan ekuitas emiten dengan memanfaatkan aplikasi investasi saham.
Alasan Kamu Harus Investasi Saham Menurut Aline Wiratmaja
Ada banyak jenis investasi yang pada umumnya sering ditawarkan seperti investasi properti, emas, valas dan saham.
0
Investasi di Obligasi, Apa Aja Sih Untungya?
Mudah dilakukan untuk diperdagangkan di Pasar Sekunder yang diatur mekanisme Bursa Efek Indonesia (BEI) atau transaksi di luar bursa.