Masyarakat Sumatra Utara Sambut Baik PTSL

Kesadaran masyarakat akan pentingnya sertipikat tanah bagi aset tanah yang dimiliki, ternyata semakin menunjukkan tren yang meningkat.
Program Strategis Nasional (PSN) yang diusung oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). (Foto: Tagar/Kementerian ATR/BPN)

Jakarta – Kesadaran masyarakat akan pentingnya sertipikat tanah bagi aset tanah yang dimiliki, ternyata semakin menunjukkan tren yang meningkat. Hal ini seperti yang terlihat dari masyarakat di beberapa kota dan kabupaten Provinsi Sumatra Utara. 

Banyak dari mereka yang menyambut baik adanya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), salah satu Program Strategis Nasional (PSN) yang diusung oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Tercatat 21.935 buah sertipikat dengan total 15.767 sertipikat hasil PTSL, kembali dibagikan dalam acara Pembagian Sertipikat Tanah untuk Rakyat, bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kota Medan pada Selasa, 28 Desember 2021.


Terima kasih kepada pemerintah yang telah menyiapkan program ini. Banyak rakyat yang mengimpikan program seperti ini, semoga program ini terus berjalan ke depannya.


Pembagian sertipikat tanah diserahkan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, didampingi oleh Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi dan Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatra Utara, Dadang Suhendi.

Cerita datang dari Zulkifli Suhri Pasaribu (55), salah satu penerima sertipikat tanah PTSL asal Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Ia mengaku bahwa sekitar enam bulan lalu, ada pihak BPN yang mendatangi rumahnya untuk menawarkan pendaftaran tanah atau sertipikasi secara gratis. 

“Sebagai orang awam, ya saya setuju sekali karena itu sangat membantu masyarakat. Saya sambut program ini dengan gembira,” ujarnya.

Pria paruh baya yang berprofesi sebagai guru madrasah ibtidaiyah (setara sekolah dasar-red) ini, paham betul terkait pentingnya sertipikat tanah, terutama dalam hal hukum. 

“Jika ada sertipikat tanah, secara ketatanegaraan, kita punya kepastian hukum. Apalagi ini dapat kita turunkan kepada anak cucu kita kelak. Kalau ada hal yang terjadi tentang tanah kita, anak cucu kita punya bukti yang kuat,” kata Zulkifli Suhri Pasaribu.

Hal yang sama datang dari Rujemah, salah satu penerima sertipikat tanah PTSL asal Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Ia mengaku senang atas program pendaftaran tanah gratis yang datang ke desanya sekitar 6 bulan terakhir. 

“Sekarang sertipikat saya sudah jadi. Senang hati saya karena program ini gratis dari pemerintah. Masyarakat memang menunggu program seperti ini,” kata Rujemah.

Ia mengaku bahwa banyak masyarakat di desanya yang ikut mendaftar melalui program PTSL karena prosesnya mudah dan cepat. Ia juga merasa senang karena kini, tanah miliknya telah sah secara hukum. “Kalau belum ada sertipikat tanah, tentu akan was-was karena tidak ada bukti kuat meski itu milik kita,” ucapnya.

Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini berharap program PTSL terus berjalan. Ia mengaku bahwa banyak masyarakat awam yang sebenarnya kurang mengerti bagaimana alur pengurusan tanah sehingga dengan adanya program PTSL, benar-benar membantu masyarakat. 

“Terima kasih kepada pemerintah yang telah menyiapkan program ini. Banyak rakyat yang mengimpikan program seperti ini, semoga program ini terus berjalan ke depannya” ujarnya. []



Berita terkait
Kementerian ATR/BPN Lakukan Kerja Sama dengan Perhutani
Kementerian ATR/BPN melakukan upaya dalam bentuk kerja sama dengan tiga lembaga yang juga berkaitan dalam hal tersebut. Simak ulasanny.
Menteri ATR/BPN: Kepastian Hukum Kunci Negara Maju
Sofyan A. Djalil menyampaikan bahwa Kementerian ATR/BPN telah menunjukkan banyak kemajuan selama tahun 2021, meski di tengah pandemi Covid-19.
Kementerian ATR/BPN Maksimalkan Capaian PTSL di Jawa Timur
Kementerian ATR/BPN memaksimalkan percepatan pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Jawa Timur. Simak ulasannya ini.
0
Masyarakat Sumatra Utara Sambut Baik PTSL
Kesadaran masyarakat akan pentingnya sertipikat tanah bagi aset tanah yang dimiliki, ternyata semakin menunjukkan tren yang meningkat.