UNTUK INDONESIA
Manuver Golkar di Pilkada Pessel Tunggu Survei
Partai Golkar Pesisir Selatan berencana menciptakan poros baru. Namun, manuver akan dilakukan setelah adanya hasil survei dari DPP Golkar.
Ilustrasi Pilkada 2020 Serentak pada September. (Foto: Tagar/Istimewa)

Pesisir Selatan - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, optimis peluang kandidat selain petahana tetap terbuka di Pilkada 2020. Manuver itu pasti dilakukan seiring dinamika politik dan hasil survei.

Soal adanya isu tentang pendekatan dari bakal calon yang ingin menggunakan kenderaan Golkar, itu sah-sah saja.

Ketua DPD Golkar Pessel Erman Bachtiar menyebutkan, peluang itu seiring masih dinamisnya kondisi perpolitikan jelang Pilkada. Segala kemungkinan bisa terjadi. Belum satu pun pasangan bakal calon memiliki ikatan resmi berupa surat keputusan dari masing-masing partai pengusung hingga kini.

"Baru sebatas komitmen, iya. Belum ada pernyataan resmi secara kelembagaan. Itu pertanda ruang gerak koalisi dengan siapa saja masih tetap terbuka, termasuk dengan petahana sekalipun," katanya kepada Tagar, Senin, 27 Juli 2020.

Golkar tetap membangun komunikasi dengan seluruh partai politik di Pessel, termasuk petahana bupati dan wakil bupati. Partai masih komit mengusung kader yang menerima surat tugas dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

Dalam surat tugasnya, kata Erman, DPP meminta Dedi Rahmanto Putera sebagai kader partai untuk mendekati salah satu petahana, bupati maupun wakil bupati. Bahkan, sampai kini DPP masih komit dengan penugasan itu.

"Artinya, peluang untuk bakal calon di luar partai belum terbuka. Soal adanya isu tentang pendekatan dari bakal calon yang ingin menggunakan kenderaan Golkar, itu sah-sah saja," sebutnya.

Kendati demikian, Golkar tetap mengikuti dinamika dan perkembangan politik jelang suksesi kepimimpinan 5 tahunan tingkat daerah di Pessel. DPD mengacu pada hasil survei yang dilakukan salah satu lembaga survei dari Jakarta.

Survei dititik beratkan pada analisis peta kekuatan, peluang dan kehendak dari masyarakat sebagai konstituen. Jika tidak ada melintang, hasil survei bakal dipresentasikan DPP pada DPD di awal Agustus mendatang. Hasil itu yang akan dijadikan sebagai dalil politik.

Keputusan membentuk poros ketiga dan evaluasi surat tugas ditentukan setelah presentasi dan pembahasan selanjutnya. Jika keputusan harus bermanuver, katanya, Golkar dipastikan bakal melakukan langkah itu sesuai dengan dinamika yang ada.

"Nanti DPD yang akan jadi eksekutornya, namun kami selalu menyampaikan setiap saat terkait perkembangan situasi terkini ke DPW dan kemudian diteruskan ke DPP," katanya.

Sebelumnya, partai berlambang pohon beringin itu optimis kadernya diterima untuk mendampingi salah satu dari bakal calon petahana, bupati maupun wakil bupati di Pilkada 2020. Akan tetapi, hingga kini masih belum ada kepastian.

Seperti diketahui, Pelaksanaan Pilkada serentak bakal digelar pada 9 Desember 2020. Selain Pessel, Pilkada kali ini diikuti 12 kabupaten dan kota ditambah satu provinsi. Adapun 12 kabupaten dan kota itu antara lain Kabupaten Sijunjung, Pasaman.

Kabupaten Padang Pariaman, Pasaman Barat, Solok. Kabupaten Solok Selatan, 50 Kota, Agam dan Dharmasraya dan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selain itu, Kota Solok, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman dan Kota Sawahlunto. []


Berita terkait
Cuaca Buruk di Pessel Potensi Banjir dan Longsor
BMKG memprediksi hujan intensitas tinggi diserta angin kencang akan terjadi hingga beberapa hari ke depan dan berpotensi banjir di Pesisir Selatan.
Dukungan Fakhrizal-Genius di Pessel Hanya 5 Ribu KTP
Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat jalur perseorangan hanya mendapat 5 ribu KTP dukungan di Pesisir Selatan.
7 Bulan, Polres Pessel Ungkap 26 Kasus Narkoba
Polres Pesisir Selatan mengungkap 26 kasus peredaran narkoba selama tujuh bulan terakhir.
0
Gus Menteri Ajak Santri Perkokoh Tradisi Pesantren
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meminta seluruh santri memegang kokoh tradisi pesantren. Sebab, ini adalah budaya yang hanya ada di Indonesia.