UNTUK INDONESIA
Lima Korban Kebakaran di Makassar Dimakamkan di Gowa
Lima korban kebakaran Ruko di kota Makassar akan dimakamkan di pemakaman keluarga, di Kabupaten Gowa Sulsel.
Keluarga dan kerabat korban kebakaran saat melayat di rumah duka. (Foto: Tagar/Muhammad Ilham)

Makassar - Peristiwa kebakaran yang menewaskan lima orang di Jalan Titang, Kelurahan Barana, Kota Makassar, Sulawesi Selatan masih menyisahkan duka bagi Benni Ton Gadi, 53 tahun dan keluarga serta kerabat yang memenuhi rumah duka untuk disemayamkan, dan rencannya akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Kabupaten Gowa, Jumat 10 Januari 2020.

Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat masuk ke ruang persemayaman kelima korban kebakaran yang terdiri dari ibu, bersama tiga orang anak dan satu orang cucu yang berada di lantai dua ketika peristiwa kebakaran tersebut terjadi.

Rencananya dikebumikan di Bolangi, jam 1 siang besok.

Satu persatu keluarga dan kerabat para korban yang datang melayat langsung menuju ke peti jenazah yang berjejer dengan rapi. Rencananya kelima jenazah tersebut akan dikebumikan di pemakaman keluarga di wilayah Kabupaten Gowa, Sabtu 11 Januari, besok.

“Rencananya dikebumikan di Bolangi, jam 1 siang besok,” kata salah satu anggota keluarga, Rony saat ditemui di rumah duka.

Rony menerangkan, keluarga dan kerabat korban pada malam nanti akan melakukan kegiatan kebaktian terhadap para jenazah sebelum dimakamkan. Setelah itu, dilakukan persiapan pemakaman.

“Rencana ada 2 tempat di TPU Bolangi yang akan dipersiapkan untuk pemakaman di bagian depan dan belakang. Jadi satu tempat diisi 3 orang dan satu lagi disisakan untuk suaminya,” bebernya.

Sebelumnya, kelima jenazah dibawa ke ruang jenazah Forensik Biddokkes Polda Sulsel untuk dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Para keluarga dan kerabat memenuhi ruang jenazah sambil menanti jenazah keluar dari ruang forensik.

Luka bakarnya rata-rata bervariasi antara 70 hingga 90 persen.

Kondisi jenazah saat tiba di ruang jenazah dalam kondisi sulit dikenali, lantaran mengalami luka bakar setelah terjebak di lantai dua rumah Ruko kontrakan yang dihuni Benni Ton Gadi, berusia 53 tahun bersama lima anggota keluarga yang turut menjadi korban kebakaran tersebut.

“Luka bakarnya rata-rata bervariasi antara 70 hingga 90 persen. Kita belum dapat memastikan apakah ada korban balita atau tidak, sebelum keluar hasil pemeriksaannya. Begitu juga dengan penyebab kematian korban," terang Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol dr. Yusuf Mawadi saat ditemui, Kamis 9 Januari 2020, malam.

Kendati demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kejadian tersebut, tetapi diduga penyebab kebakaran yang menewaskan lima orang adalah karena arus pendek listrik di lantai satu tempat pembuatan bantal yang berbahan gabus. []

Berita terkait
Diduga Arus Pendek Penyebab Kebakaran di Makassar
Sampai saat ini polisi masih menyelidiki terkait penyebab kebakaran yang menewaskan 5 orang penghuni Ruko, dugaan polisi karena korsleting listrik.
Istri Pemilik Ruko di Makassar Tewas Terbakar
Kebakaran Ruko di Makassar menewaskan 5 orang penghuni rumah, salah satunya adalah istri pemilik Ruko.
Kebakaran di Makassar Menewaskan 5 Orang Penghuninya
Kebakaran yang menimpa Ruko di Jalan Titang Kecamatan Makassar kota Makassar menewaskan 5 orang penghuninya meninggal dunia akibat terjebak asap.
0
BNPB: Pemerintah Jamin Pendanaan Penanganan Corona
Kepala BNPB Doni Monardo memastikan pemerintah bakal menjamin segala pendanaan terkait penanganan virus corona.