UNTUK INDONESIA
Lima Hal yang Diperhatikan Sebelum Ganti Velg Mobil
Mengganti velg dapat meningkatkan tampilan mobil. Namun, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan sebelum mengganti velg.
Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Mengganti velg mobil dengan ukuran yang lebih besar sedang menjadi tren. Banyak yang merasa mengganti velg dapat meningkatkan penampilan mobil. Namun, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan sebelum mengganti velg.

Berikut Tagar merangkum lima hal yang harus diperhatikan sebelum mengganti velg mobil.

1. Mengubah Rasa Berkendara

Mengubah ukuran velg menjadi lebih besar atau lebih kecil berdampak pada rasa berkendara. Hal tersebut dipengaruhi ukuran ban yang lebih tipis atau tebal. Selain itu, mengubah ukuran velg dapat memengaruhi ukuran suspensi. 

Tidak jarang, banyak pemilik mobil yang mengganti velg harus mengubah setelan suspensi, baik dengan cara memotong maupun mengganti velg dengan spesifikasi racing.

Hal tersebut dapat membuat bantingan mobil menjadi lebih keras dan kaku. Meski lebih kaku, namun handling dan pengendalian mobil lebih mantap dengan suspensi dan ban yang lebih keras. 

Sebaliknya, dengan mengganti velg lebih kecil, maka bantingan mobil lebih lembut, namun rentan limbung ketika kecepatan tinggi.

2. Mengetahui Ukuran Velg Rekomendasi Pabrikan

Biasanya, beberapa pabrikan mobil seperti BMW, Mercedes-Benz dan Mini memberikan sejumlah pilihan velg berbagai ukuran kepada calon pembelinya sebagai opsional. Biasanya, ukuran maksimal velg yang direkomendasikan pabrikan lebih besar tiga inci dari standar.

Menggunakan ukuran velg yang direkomendasikan dapat menghindarkan sejumlah risiko, seperti sepatbor yang gesrot dan ukuran ban terlalu tipis sehingga merusak velg. Selain itu, menggunakan ukuran velg yang direkomendasikan membuat tampilan mobil tidak terlalu nyentrik namun tetap terlihat menarik.

3. Memperhatikan PCD dan Offset

Pitch Circle Diameter (PCD) merupakan jarak lubang baut yang terdapat pada roda dan bodi mobil. Selain memperhatikan jarak antar baut, sangat disarankan untuk memilih velg yang memiliki jumlah baut yang sesuai dengan spesifikasi mobil. 

Rata-rata mobil memiliki jumlah baut empat sampai tujuh tergantung ukuran dan kelas mobil. Maka, menggunakan velg dengan spesifikasi serupa sangat disarankan.

Sementara itu, offset merujuk pada jarak antara bibir velg dengan bodi mobil. Biasanya, velg standar pabrikan memiliki spesifikasi offset yang lebih rata dengan roda sehingga tidak menonjol melebihi panel bodi dengan alasan keamanan pengendara lain dan pejalan kaki. Maka dari itu, disarankan menggunakan memilih offset velg yang menunjang keselamatan orang-orang sekitar.

4. Memilih Jenis dan Ukuran Ban yang Tepat

Saat ini, terdapat banyak jenis ban yang dijual di pasaran, seperti ban untuk kehematan bahan bakar (eco-tyre), ban peforma, dan ban pacul untuk off-road. Maka dari itu, ada baiknya untuk memilih ban yang sesuai dengan kegunaan mobil sehari-hari.

Selain itu, disarankan untuk menggunakan ukuran ban yang sesuai dengan spesifikasi velg yang digunakan. Perlu diperhatikan agar ban yang digunakan tidak terlalu tipis sehingga membebani velg.

5. Memilih Velg yang Sesuai Aliran Modifikasi

Velg yang dijual secara aftermarket saat ini sangat beragam sesuai dengan aliran modifikasi suatu mobil. Pilihlah velg mobil yang sesuai dengan aliran modifikasi yang sedang Anda lakukan terhadap mobil kamu, seperti Volk TE37 untuk aliran street racing, Weld Racing Super Single III untuk off-road, atau Rotiform Aerodisc untuk aliran elegan.

Menggunakan velg yang sesuai aliran modifikasi membuat tampilan mobil menjadi lebih tegas. Selain itu, ada baiknya menggunakan velg asli agar durabilitasnya dapat bertahan lama. []

Berita terkait
Canggih! Huawei Buat Aplikasi untuk Mengendalikan Mobil
Ada sejumlah fungsi yang dapat diatur dalam fitur Huawei HiCar tersebut, termasuk mengecek kondisi mobil secara realtime.
Cara Menguras Radiator Mobil
Karena kerjanya yang berat, radiator perlu mendapat perawatan dan airnya perlu dikuras, dan diganti.
Cara Mengusir Tikus yang Bersarang di Kap Mesin Mobil
Kehadiran hewan pengerat itu bukan saja membikin kotor dan bau kap mesin mobil, juga menggerogoti dan merusak kabel-kabel kelistrikan kendaraan.
0
Pengamat Sebut Gerindra Bisa Jadi Koalisi-Kritis
Apabila Gerindra bergabung ke pemerintahan Jokowi, partai tersebut bisa berperan menjadi koalisi-kritis.