UNTUK INDONESIA
Layanan Mandiri di Desa Digital Cangkingan Indramayu
Desa Cangkingan di Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jabar, kini jadi desa yang memiliki Sistem Informasi Desa (SID) secara digital
Daftar fitur layanan mandiri Desa Digital Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Foto: Tagar/Diskominfo Indramayu).

Indramayu - Desa Cangkingan di Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini jadi desa yang memiliki Sistem Informasi Desa (SID) secara digital. Dengan penerapan sistem ini, masyarakat desa dapat mengurus keperluan kapanpun secara mandiri tanpa harus datang ke kantor desa. Dengan bermodalkan ‘Desa Digital’ Cangkingan kini siap menjadi Desa Cerdas (smart village).

Peluncuran Sistem Informasi Desa (SID) dilakukan oleh Plt. Bupati Indramayu, H Taufik Hidayat, 2 September 2020, di halaman kantor desa setempat. Acara ini disaksikan oleh ratusan warga.

Taufik Hidayat menjelaskan, penerapan SID oleh Desa Cangkingan diharapkan merupakan langkah nyata untuk mewujudkan Desa Cerdas (smart village). Apalagi Desa Cangkingan ingin mengembangkan potensi dan inovasi desa dengan menerapkan kemajuan teknologi dan informasi.

Inisiatif dan gagasan yang dilakukan oleh Desa Cangkingan ini, lanjut Taufik, merupakan upaya untuk mencerahkan dan mengedukasi masyarakat lokal dengan memobilisasi kekuatan kolektif komunitas dari berbagai etnisitas dan profesi untuk mendorong pelaksanaan program pelayanan publik berkualitas yang diintegrasikan dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa.

“Kehadiran Desa Cerdas diperlukan sebagai upaya untuk mengakselerasi pembangunan desa dengan cara meningkatkan kecerdasan, kesejahteraan, dan keharmonisan masyarakat lokal,” ujar Taufik.

Sementara itu Kuwu Desa Cangkingan, Didi Wahyudi menjelaskan, dengan diaktifkannya layanan mandiri SID ini diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa terutama pelayanan permohonan surat yang dibutuhkan oleh warga. Seluruh warga desa Cangkingan dapat memanfaatkan layanan ini setelah melakukan registrasi terlebih dahulu yang memerlukan persyaratan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

Didi menambahkan, fitur layanan mandiri yang dapat diakses warga, meliputi: *Cetak Biodata dan Kartu Keluarga*, *Profil Pribadi Penduduk*, *Kotak Pesan*, untuk berkomunikasi / kirim pesan dengan aparat desa, *Permohonan Surat*, untuk mengajukan permohonan surat pengantar/keterangan/permohonan dan lain-lain, dan dapat menyimpan dokumen digital warga terkait dengan persyaratan permohonan, agar dapat digunakan dengan mudah apabila suatu saat membutuhkan.

Selain itu ada juga *Riwayat layanan*, untuk mengecek/monitoring pengajuan surat yang bersangkutan jika pernah membuat surat pengantar/keterangan/permohonan apa saja yang sudah diajukan ke kantor desa. Serta *Program Bantuan*, untuk mengecek warga bersangkutan menerima bantuan apa saja dari pemerintah.

Sejak di resmikannya website Pemerintah Desa Cangkingan yang dimulai dari pertengahan bulan April 2020, jumlah orang yang browsing sudah mencapai 13.131 pengunjung. Pengunjung website yang tertinggi yaitu pada bulan Mei 2020 yaitu berjumlah 3.713.

“Dengan di resmikannya fitur layanan mandiri untuk warga desa diharapkan dapat meningkatkan pengunjung, baik untuk hanya sekedar mengakses informasi terkait desa atau untuk membuat permohonan surat,” kata Didi. []

Berita terkait
Peran Ketua RT/RW Indramayu dalam Pemerintahan Desa
Plt Bupati Indramayu apresiasi kinerja ketua RT/RW karna peran mereka selama sudah membantu pelayanan publik pemerintah desa
Upaya Pemkab Indramayu Optimalkan Pemungutan Pajak
Perjanjian Kerja Sama antara Pemkab Indramayu dan Ditjen Pajak sebagai upaya untuk mengoptimalkan pemungutan pajak pusat
Desa Rajaiyang di Indramayu Jadi 'Desa Tuntas'
Melalui program BSMSS 2020 diharapkan dapat mengubah Desa Rajaiyang di Kecamatan Losarang, Kab Cirebon, Jabar, menjadi Desa Tuntas
0
Pengamat: Satgas Covid-19 Pusat Jangan Hanya Jadi Supervisi
Adib Miftahul menyinggung kinerja tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang dikomandoi oleh Doni Monardo.