Langkah Gedung Putih Atasi Serangan ke Warga Asia-Amerika

Gedung Putih mengumumkan lebih banyak tindakan Presiden AS, Joe Biden, atasi lonjakan insiden kebencian terhadap warga Asia-Amerika
Poster film Mulan produksi Disney dirusak di AS (Foto: bbc.com/LARISSA LIM)

Jakarta – Gedung Putih (pusat pemerintahan Amerika Serikat/AS) mengumumkan lebih banyak tindakan yang dilakukan Presiden AS, Joe Biden, untuk mengatasi lonjakan insiden kebencian terhadap warga Amerika keturunan Asia daripada menanggapi kecaman bahwa Biden tidak melakukan cukup upaya atasi insiden kebencian tersebut. Selainitu juga disebut kurangnya perwakilan Amerika keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik AAPI dalam pemerintahan yang baru berumur dua bulan ini.

Di antara beberapa tindakan baru yang diumumkan hari Selasa, 30 Maret 2021, adalah diaktifkan dan diperluasnya kembali Inisiatif Gedung Putih Untuk Warga Amerika Keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik atau White House Initiative on Asian Americans and Pacific Islanders (WHIAAPI). Inisiatif ini digagas pada masa pemerintahan Presiden Bill Clinton.

“Sebelum hari Selasa ini, Gedung Putih tidak mengambil tindakan untuk menghidupkan kembali WHIAAPI,” ujar kelompok advokasi AAPI Progressive Action. “Aktivis-aktivis AAPI menilai inisiatif itu harus dipindahkan ke badan yang lebih siap mengatasi isu-isu kesehatan dan keselamatan publik yang dihadapi warga Amerika keturunan Asia.”

1. Koordinator Kebijakan Terkait Kebutuhan Warga Amerika Keturunan Asia

Presiden Biden juga akan menunjuk seorang koordinator untuk kebijakan-kebijakan serupa di seluruh pemerintah federal. Para penggiat komunitas ini sebelumnya telah menyampaikan permintaan tersebut.

asia2Para pengunjuk rasa memegang spanduk selama demonstrasi \'Hentikan Kebencian Asia\' di Atlanta, Georgia, AS, pada 20 Maret 2021, beberapa hari setelah penembakan mematikan di tiga spa lokal di Atlanta, Georgia, AS (Foto: aljazeera.com - Shannon Stapleton/Reuters)

Gedung Putih juga mengalokasikan sekitar 50 juta dolar AS untuk AAPI (Asian Americans and Pacific Islanders) penyintas kekerasan domestik dan serangan seksual, dan bagi inisiatif multi-institusi untuk mengatasi lonjakan kejahatan bermotif kebencian terhadap komunitas tersebut. Sebagian anggaran itu juga akan digunakan untuk membentuk Satgas Kesetaraan Covid-19 guna mengatasi xenophobia terhadap warga Amerika keturunan Asia, yang ekonomi komunitasnya paling terpukul dalam pandemi virus corona ini.

Langkah-langkah ini telah “berada di arah yang tepat, tetapi masih harus ditunggu bagaimana pelaksanaannya,” ujar Jeff Le di Truman National Security Project.

jubir psakiSekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, berbicara selama konferensi pers di Gedung Putih, Senin, 22 Maret 2021, di Washington DC, AS (Foto: voaindonesia.com - AP/Evan Vucci)

“Dalam beberapa minggu mendatang, pemerintah Biden akan melangsungkan pertemuan dengan para pemimpin AAPI guna mendengar masukan mereka tentang bagaimana kita dapat memainkan peran yang paling konstruktutif di dalam komunitas tersebut,” ujar juru bicara Gedung Putih Jen Psaki pada wartawan.

“Presiden telah menyampaikan – karena ia merasa sangat penting untuk meningkatkan perhatian – terhadap ancaman terus menerus, ujaran kebencian, dan kekerasan terhadap komunitas Amerika keturunan Asia dalam pidato pertama yang disampaikannya setelah menjabat beberapa minggu lalu.

2. Kritisi Kurangnya Upaya Melindungi Warga

Gedung Putih terkejut dengan berbagai kecaman dari sebagian anggota Kongres keturunan Asia di dalam partai presiden sendiri baru-baru ini, karena kurangnya wakil-wakil mereka dalam pemerintahan. Pernyataan itu disampaikan pasca insiden penembakan di Atlanta, Georgia dan Boulder, Colorado. Delapan orang tewas, termasuk enam perempuan Asia, dalam penembakan di Atlanta, Georgia. Sementara dalam insiden di Boulder, Colorado, sepuluh orang tewas, termasuk seorang polisi. Insiden yang hanya berselang tiga hari itu memicu demonstrasi di Washington DC dan beberapa kota lain di Amerika.

rasisme virusUnjuk rasa menentang rasisme di AS (Foto: brookings.edu)

Pemerintah Biden mengira telah meraih kredibilitas warga Amerika keturunan Asia ketika memilih Kamala Harris sebagai wakil presiden. Ibu Harris bermigrasi dari India.

“Mereka yang duduk di pemerintahan telah mengangkat nama Harris, dan mengatakan “kamu punya Kamala, kamu tidak perlu warga keturunan Asia lain di dalam kabinet itu,” ujar Senator Tammy Duckworth di stasiun televisi CBS Senin, 29 Maret 2021. “Dan saya kira ini sangat ofensif. Mengapa Anda tidak mengatakan 'kami punya presiden laki-laki yang berkulit putih. Jadi seharusnya tidak ada lagi laki-laki berkulit putih di dalam kabinet.” Mengapa mengatakan hal seperti ini pada seseorang yang berasal dari komunitas Asia-Amerika?”

dawn cheungDawn Cheung dan Victoria Do bertepuk tangan saat memprotes kejahatan kebencian anti-Asia, Washington, A.S. 13 Maret 2021 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Lindsey Wasson)

Duckworth yang berasal dari negara bagian Illinois dan Mazie Hirono dari negara bagian Hawaii –keduanya berasal dari Partai Demokrat– telah menjadi anggota Kongres yang paling vokal, yang menyampaikan keprihatinan tentang kurangnya etnis Asia dalam pemerintahan Biden, di saat terjadinya lonjakan serangan terhadap anggota-anggota komunitas AAPI. Kedua senator itu telah bertekad akan menentang calon-calon yang diajukan Biden hingga ada rencana yang signifikan untuk mengatasi isu-isu warga Amerika keturunan Asia.

Ancaman itu dicabut pekan lalu setelah Duckworth mengatakan Gedung Putih berkomitmen menunjuk seorang pejabat senior Gedung Putih untuk memusatkan perhatian pada isu-isu yang dihadapi warga Amerika keturunan Asia (em/ft)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
China Serang Balik Amerika Soal Rasisme Sampai Covid-19
China serang balik AS dengan mendesak agar AS atasi rasisme yang menyasar warga Asia, khususnya China, hingga penanganan Covid-19
Pasca Insiden Atlanta Ketakutan Baru Bagi Warga Asia-Amerika
Pasca penembakan yang menewaskan delapan perempuan muda Asia di Atlanta memunculkan ketakutan baru bagi warga Asia-Amerika
Unjuk Rasa di Atlanta Dukung Komunitas Asia-Amerika
Ratusan orang berunjuk rasa di luar Gedung Capitol Georgia di Atlanta, AS, sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas Asia-Amerika
0
Carlo Ancelotti Tinggalkan Everton Kembali ke Real Madrid
Carlo Ancelotti telah meninggalkan Everton untuk menjadi pelatih kepala di Real Madrid untuk kedua kalinya