UNTUK INDONESIA
Lagi Tarawih, Ambulans dan Rumah Terbakar di Sumbar
Tak hanya membakar rumah, api juga dilaporkan menghanguskan satu unit mobil ambulans pembawa jenazah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Petugas pemadam kebakaran Kota Padang melakukan pendinginan yang terjadi di Jalan Jati 2, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu 25 April 2020 malam sekitar pukul 21.22 WIB. (Foto: Tagar/Muhammad Aidil)

Padang - Kobaran api menghanguskan satu rumah semi permanen di Jalan Jati 2, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu 25 April 2020 malam sekitar pukul 21.22 WIB.

Bangunan yang terbuat dari kayu milik Rosmawar, 72 tahun, terbakar usai umat muslim melaksanakan berbuka puasa atau di tengah warga salat tarawih. Tak hanya membakar rumah, api juga dilaporkan menghanguskan satu unit mobil ambulans pembawa jenazah.

"Kebakaran ini menarik perhatian masyarakat setempat karena bangunan terbuat dari kayu, api membumbung tinggi," kata Kabid Damkar Kota Padang, Basril di lokasi kejadian, Sabtu 25 April 2020.

Basril mengatakan, masyarakat di sekitar lokasi kejadian sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Kebakaran ini menarik perhatian masyarakat setempat karena bangunan terbuat dari kayu, api membumbung tinggi.

"Namun upaya masyarakat tak berbuah hasil, kami membantu memadamkan api dengan mengerahkan enam unit armada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang dan 40 personel," katanya.

Basril menjelaskan, selain dihuni Rosmawar, rumah itu juga dihuni oleh menantu, bernama Dasril, 45 tahun. Namun dirinya tidak bisa menjelaskan korban sedang berada dimana dan berbuat apa sebelum kejadian.

"Itu semua kami serahkan kepada pihak kepolisian, yang jelas kami hanya memadamkan api," katanya.

Meskipun demikian, dirinya menyayangkan banyaknya masyarakat yang menyaksikan peristiwa kebakaran tersebut.

"Saya meminta masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi kebakaran, karena ini musibah dan bukan tontonan, terlebih di saat situasi pandemi corona (Covid-19) ini," tuturnya. []

Berita terkait
8 Lokasi Karantina Corona Dibangun di Sumatera Barat
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berencana membangun delapan titik karantina untuk penanganan penyebaran virus corona.
Lima Warga Sumatera Barat Positif Corona
Lima warga Sumatera Barat dinyatakan positif terpapar virus corona.
Pria Diduga Menghina Polisi Diringkus di Padang
Seorang pria yang diduga menghina polisi di akun media sosial ditangkap di Padang, Sumatera Barat.
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.