Indonesia
Lagi, Prabowo Sindir Media dalam Kampanye Akbar di Bandung
Sebelumnya dalam kampanye akbar di Makassar, Prabowo sindir wartawan. Hari ini kampanye akbar di Bandung, Prabowo lakukan hal sama.
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kampanye akbar di Bandung Jawa Barat, Kamis (28/3/2019). (Foto: Tagar/Fitri Rachmawati)

Bandung, (Tagar 28/3/2019) - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali menyindir media saat orasi politik dalam kampanye akbar di Lapangan Sidolig Jalan Ahmad Yani Nomor 252 Bandung.

“Ini media, lu pada ke sini lu ngeliput acara gw atau mau nunggu gw salah ngomong,” kata Prabowo Subianto dalam orasi politiknya di Bandung, Kamis (28/3).

Prabowo Subianto menyindir media, mempertanyakan apakah acara kampanye akbarnya ini akan ditayangkan atau tidak, atau tayang sebentar hanya dua detik, karena menurutnya saat ini media sudah tidak independen.

“Lu datang jauh-jauh, panas-panasan. Acara gw ini entah lu tayangin atau enggak? Diam berjam-jam ditayangkan 3 detik. Lo pilih (berpihak) sisi mana. Hallo CNN,” kata Prabowo.

Prabowo mengklaim dirinya tidak gentar oleh fitnah dan cacian yang berasal dari pihak-pihak tertentu. Dirinya mengklaim bahwa serangan tersebut menjadi alasan baginya untuk melakukan perjuangan.

“Saya tidak takut bicara, karena saya membela rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Tak Ada Hoaks atau Fitnah

Sementara itu, ditemui ditempat yang sama Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Jawa Barat Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Abdul Haris Bobihoe mengatakan tuduhan serangan hoaks dan fitnah kepada Jokowi-Ma’ruf Amin yang dituduhkan kepada kubu 02 itu tidak benar.

“Itu bukan kita, mungkin yang melakukan itu (emak-emak Pepes di Karawang) hanya pribadi sendiri. Kita tak pernah instruksikan seperti itu,” kata Bobihoe.

Ia mengatakan Badan Pemenangan Nasional (BPN) ataupun BPD hanya menginstruksikan sosialisasi harus dengan cara yang benar. Lebih mengutamakan sosialisasi visi misi Prabowo-Sandiaga. Seperti peningkatan ekonomi, peningkatakan kesejahteraan masyarakat dan penegakan hukum. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Pelapor Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Balik ke Polisi
Sudiarto diduga telah mencemarkan nama baik Ustaz Abdul Somad karena menyebarkan surat laporan di media sosial. Sebab itu ia dilaporkan.