UNTUK INDONESIA
Kronologi Siswa Bantul Meninggal di Sungai Code
Jojo, 13 tahun, merayakan kelulusan dan diterima di SMPN 1 Jetis, Bantul dengan berenang di sungai. Namun setelah itu meninggal karena tenggelam.
Ilustrasi tenggelam. (Foto: Pixabay)

Bantul - Saat merayakan kelulusan dan diterima di SMPN 1 Jetis, Rovellyno Jourast Refikansyah, 13 tahun, warga Dusun Ponggoh, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, remaja ini berenang di Sungai Code. Namun setelah itu Jojo, sapaan akrabnya, tenggelam hingga akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek Jetis Ajun Komisaris Polisi Muhammad Sholeh menjelaskan insiden terjadi pada pada Rabu 15 Juli 2020 sore. Mulanya di lokasi calon pelajar SMP itu bermain bersama lima temannya yang juga diterima diterima di SMPN 1 Jetis. Kelima temannya ini bernama Sahrul, Rama, Reno, Wafiq, dan Danang.

“Betul ada kejadian seperti itu pada kemarin sore, awalnya mereka berenang untuk merayakan kelulusan dan diterima di SMPN 1 Jetis, tapi korban tenggelam di bagian sungai yang dalam,” katanya ketika dihubungi pada Jumat, 16 Juli 2020.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas, dengan posisi kepala di dasar sungai dan meninggal dunia.

Jojo saat tenggelam dan kelima temannya yang melihat kejadian tersebut berniat menolong, tetapi tidak berhasil. Mereka kemudian minta tolong pada warga sekitar. Sarjiman, warga di sekitar lokasi kejadian, sempat mencari korban, tetapi tidak berhasil menemukannya.

“Setelah itu pencarian pun dibantu warga dan keluarga korban, akhirnya jam 4 sore, korban ditemukan. Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas, dengan posisi kepala di dasar sungai dan meninggal dunia,” kata Kapolsek.

Korban pun dibawa ke kediamannya, disusul polisi. Namun sesampainya di rumah, sebagian warga mengira korban masih bernapas, sehingga ia dilarikan ke Rumah Sakit Nur Hidayah menggunakan mobil patroli. "Dari hasil pemeriksaan dokter RS Nurhidayah, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan kemudian korban dibawa pulang ke rumah," AKP Sholeh.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Bantul, tidak ditemukan adanya dugaan unsur penganiayaan pada tubuh korban. Ia pun memastikan bahwa korban meninggal kurang dari dua jam karena tenggelam. Korban tersangkut di dasar sungai sedalam sekitar tiga meter.

“Keluarga korban sudah ikhlas dan menganggap kejadian ini sebagai musibah, korban sudah dimakamkan tadi jam dua siang di TPU desa setempat,” katanya. []

Berita terkait
Remaja Tenggelam di Sibolga Ditemukan Meninggal
Remaja pria warga Sibolga bernama Zulham Afandi, 17 tahun, yang tenggelam ketika mandi laut ditemukan sudah meninggal dunia.
Seorang Remaja Dikabarkan Tenggelam di Sibolga
Seorang anak laki-laki remaja di Sibolga, Sumatera Utara, dikabarkan tenggelam ketika mandi di laut.
Tenggelam di Sungai, Petani Brebes Ditemukan Selamat
Tenggelam dan hilang pagi hari, petani bawang di Brebes akhirnya ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan pada Kamis malam, 11 Juni 2020.
0
Kronologi Siswa Bantul Meninggal di Sungai Code
Jojo, 13 tahun, merayakan kelulusan dan diterima di SMPN 1 Jetis, Bantul dengan berenang di sungai. Namun setelah itu meninggal karena tenggelam.