UNTUK INDONESIA
Kronologi Penemuan Mayat Gantung Diri di Flores
Dua anak yang sedang mencari kayu untuk pembuatan ketapel menemukan seorang pemuda tergantung di pohon cengkeh milik warga desa Golo Lobos Matim.
Ilustrasi gantung diri. (Foto: albawabhnews.com).

Manggarai Timur - Dua orang anak di desa Golo Lobos, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, NTT hendak mencari kayu untuk membuat ketapel. Ketika sedang mencari kayu ketapel, mereka menemukan seorang pemuda yang sedang tergantung di sebuah pohon cengkeh milik warga desa Golo Lobos, sekira pukul 15.00 Wita, Minggu, 19 Januari 2020.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Deddy S. Karamoy, memebenarkan kejadian tersebut. "ya benar ada seorang pemuda yang tewas gantung diri," ujarnya ketika dikonfirmasi Tagar, Minggu, 19 Januari 2020.

Ia menjelaskan, seorang pemuda yang diketahu bernama Kleovas Akuari Deni Kehan, 22 tahun, ditemukan tewas disebuah kebun milik warga di kampung Lame, Desa Golo Lobos, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Korban tidak menggunakan HP dan tidak ada pesan khusus sebelum korban bunuh diri.

Penemuan jasad  Pria kelahiran Lame tahun 1997, beralamat di Lame desa Golo Lobos itu kata Deddy ketika Adriano Vanrame, 12 tahun, bersama dengan Oktavianus Livin, 14 tahun sedang mencari kayu untuk membuat ketapel dikebun miliknya saudara Mikael Ngaput.

"Di kebun itu kan banyak pohon cengkeh, ketika Adriano mencari kayu ketapel malah melihat ada seseorang yang tergantung di dahan pohon cengkeh," ujar dia.

Melihat hal tersebut, Adriano kaget dan takut. Kemudian dia bersama temannya berlari menuju rumah Fridolin Nahong, 27 tahun dan menceritakan bahwa ada yang gantung diri.

"Mendapat laporan tersebut Frudolin Nahong bersama Yosafat Abu, 25 tahun, menuju TKP bersama warga setempat dan dengan spontanitas memotong tali pada leher korban dan membawa korban ke rumah duka," jelas Deddy.

Ia menjelaskan, Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP di kebun cengkeh milik Mikael Ngaput. "Disebuah dahan pohon terdapat sebuah tali nilon berwarna biru," ujarnya.

Ia menambahkan, ketika Polisi tiba di TKP korban sudah di turunkan oleh warga dan sudah berada di rumah duka.

Selain di dahan pohon, kata Deddy, Polisi juga menemukan seutas tali di bawah pohon cengkeh, dimana tali tersebut diduga merupakan tali yang digunakan oleh korban untuk mengakhiri hidupnya, jelasnya.

Polisi juga telah menyisir lokasi di sekitar TKP, namun tidak ditemukan barang milik korban. "Pada saat kejadian Korban mengenakan baju kaos warna hitam dan celana panjang abu-abu," tutur dia.

lanjut Deddy, Polisi melakukan pengukuran di tempat korban gantung diri. "Jarak dari tanah ke dahan tempat korban gantung, 2.80 meter dan panjang tali yang bekas di potong, 66 cm, tinggi korban, 170 m," ungkapnya.

Dikatakannya, alasan korban menggatung diri masih didalami, namun berdasarkan hasil interogasi dengan keluarga korban bahwa korban tidak ada masalah baik dengan keluarga maupun dengan orang lain.

"Korban tidak menggunakan HP dan tidak ada pesan khusus  sebelum korban bunuh diri," tegas dia. []

Berita terkait
Kiat Dua TNI Manggarai Barat Perkuat Gotong Royong
Dua TNI di Manggarai Barat mempertebal semangat gotong royong warga dengan menginisiasi kerja bakti membersihkan jalan desa.
Narapidana di Manggarai NTT Tewas Gantung Diri
Seorang narapidana ditemukan tewas tergantung di Lapas Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggarang Timur (NTT).
7 Agenda Pembangunan di Manggarai Timur NTT
Pemkab Manggarai Timur mencanangkan 7 skala prioritas pembangunan. Diharapkan mampu mewujudkan Manggarai Timur yang lebih maju.
0
Gempa 5,6 SR Guncang Tapanuli Bagian Selatan Sumut
Gempa dengan kekuatan 5,6 Skala Richter mengguncang wilayah Tapanuli Bagian Selatan, Sumatera Utara.